Setelah guru mendapatkan pelatihan, guru tersebut akan didistribusikan sesuai zonanya ke sekolah-
sekolah yang membutuhkan tenaga pendidik terlatih. Hal itu bertujuan agar tidak ada penumpukan guru
yang berkualitas di satu sekolah dan dapat menjadikan seluruh sekolah menjadi sekolah favorit.
“Sehingga nanti tidak ada penumpukan guru, tidak ada lagi sekolah favorit, dan seluruh sekolah menjadi sekolah favorit,” pungkasnya. (*)
Baca tanpa iklan