News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

PPNI Ingatkan Program Satu Desa Satu Perawat kepada Para Capres dan Cawapres

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ratusan perawat dan mahasiswa kesehatan yang menamakan diri Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) berunjuk rasa di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (13/12/2012). Pengunjuk rasa menuntut kepada DPR segera disahkannya undang-undang perawat yang memberikan jaminan profesi dan kesejahteraan. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Hal itu sebagai hasil perhitungan dan perbandingan dengan profesi lain dan perawat di regional ASEAN, maka kelayakan upah perawat adalah 3 kali Upah Minimum Provinsi (UMP).

Karenanya, PPNI mengusulkan tanggal 17 Maret untuk ditetapkan sebagai Hari Perawat Nasional melalui ketetapan/keputusan Presiden.

Anggota PPNI yang secara nasional kini berjumlah 926.000 (berdasarkan laporan Munas, 2015), melaksanakan perayaan peringatan HUT ke 45 di Provinsi dan Kabupaten/Kota masing-masing dengan beragam kegiatan, yang rangkaian telah dimulai sejak 3 bulan yang lalu.

Kegiatan PPNI yang selama ini dijalankan mencakup seminar dan pengabdian masyarakat seperti pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan, olah raga, Goes (sepeda) bareng bersama perawat Jawa Timur melintasi Suramadu, pelayanan posko kesehatan ditempat-tempat strategis, khitanan masal bersama tim kesehatan lain, donor darah, dan lain-lain dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian dari memberikan contoh perilaku hidup sehat dan membudayakan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS).

Harif berpesan kepada semua perawat dimanapun berada, PPNI memberikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh perawat atas ketulusan dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Ia berharap agar perawat terus berjuang bagi kehormatan profesi, kesejahteraan anggota, dan senantiasa menjaga keutuhan dan persatuan.

“Perjuangan harus dilakukan secara kolektif, multi level (disemua kepengurusan) dan multi chanel (dengan berbagai saluran yang ada). Secara khusus di era digital ini, Kami juga mengingatkan agar semua Perawat terus meningkatkan literasi dalam bermedia sosial, agar tidak terjebak pada sikap dan perilaku fitnah, ujaran kebencian, dan pencemaran nama baik orang lain maupun organisasi,” terangnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini