News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

Hendropriyono Luruskan Pernyataannya soal Keturunan Arab

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AM Hendropriyono

Hendropriyono juga memastikan ucapannya itu tak memiliki maksud apa pun, apalagi bernuansa SARA dan unsur sentimen terhadap suatu golongan.

Ia hanya khawatir, masyarakat di lapisan bawah terprovokasi akibat ujaran dan perkataan tokoh WNI keturunan yang bisa menimbulkan perpecahan bangsa. Terlebih, ajakan untuk melawan pemerintah dengan cara aksi-aksi di jalanan.

"Masyarakat keturunan Arab WNI tahu lah posisinya yang dimuliakan oleh masyarakat kita," ucapnya.

"Dengan dimuliakanlah, dia itu dalam posisi yang mengayomi masyarakat. Jangan memprovokasi masyarakat melakukan politik jalanan, mengajak pawai, apa pun namanya kedaulatan rakyat, tapi itu di jalanan dan tidak disiplin," beber Hendropriyono.

Mantan Ketua Umum PKPI ini kemudian meminta masyarakat agar tak terprovokasi terhadap ujaran dan perkataan para tokoh WNI keturunan yang menyebarkan kebencian kepada pemerintah.

"Kalau tidak ada yang mengingatkan, lalu siapa yang ingatkan? Terus semau-maunya saja ngomong maki-maki, bahasa yang kasar dan tidak pantas didengar oleh cucu-cucu kita?" Tuturnya.

"Masa seperti itu kepada seorang presidennya, terhadap pemimpinnya, tidak boleh," tegas Hendropriyono.

Calon presiden Prabowo Subianto menyinggung ucapan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Mahmud Hendropriyono.

Menurut Prabowo Subianto, pernyataan Hendropriyono meminta warga keturunan Arab tidak melakukan provokasi, sangat rasis.

"Pernyataan Saudara Hendropriyono yang singgung masalah keturunan warga negara Indonesia, di mana kami lihat bahwa pernyataan itu bersifat rasis," kata Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran, Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019).

Menurut Prabowo Subianto, pernyataan Hendropriyono itu justru berpotensi mengadu domba dan memecah belah bangsa.

Selain itu, menurut Mantan Danjen Kopassus itu, pernyataan tersebut bernada ancaman, karena dilontarkan oleh orang yang berada lingkaran kekuasaan.

"Hal ini lebih memprihatinkan karena terdapat nada ancaman. Kemudian juga kami lihat ini dilakukan oleh orang yang dekat dengan lingkaran kekuasaan saat ini," ujarnya.

Meskipun demikian, Prabowo Subianto yakin Hendropriyono khilaf melontarkan pernyataan tersebut.

Ia merasa prihatin dan perlu berkomentar, karena selama ini sering dituduh sering membela Islam garis keras.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini