News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menristek Dikti Sudah Petakan Perguruan Tinggi yang Bakal Diisi Rektor Asing

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menristekdikti Mohamad Nasir dan Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama mendatangi prosesi siraman di pengambilan sumpah dokter baru di gedung FK Undip, Kamis (1/8/2019)

"Kalau merasa tak bisa, lebih baik tak usah mendaftar," katanya.

Terkait pendanaan, menurutnya menggunakan anggaran dari pusat. Hal itu agar tidak merusak anggaran yang ada di perguruan tinggi yang sudah ditunjuk.

"Jumlah anggarannya belum ada, kami masih koordinasi dengan Menteri Keuangan," urainya.

Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama mengaku setuju dengan usulan penggunaan rektor asing dari Menristekdikti.

Yos berpandangan bahwa kampus-kampus di Indonesia harus unjuk gigi di peringkat dunia. Termasuk Undip yang sudah berstatus PTN-BH.

"Kalau saya manut saja. Intinya apa yang disampaikan Menteri Nasir saya manut dan setuju," kata dia. (akbar hari mukti)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul: Menristekdikti Siapkan 5 Perguruan Tinggi untuk Diisi Rektor Asing

Kata Guru Besar UI

Hikmahanto Juwana (ist)

Guru Besar Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana menyuarakan kesamaan posisi dan hak antara rektor dari luar negeri dan anak bangsa sendiri.

Hal itu disampaikan Guru Besar Hukum Internasional ini menanggapi rencana Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) akan mendatangkan rektor dari luar negeri untuk memimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.

"Pada prinsipnya sih boleh saja ya Rektor asing tapi harusnya kan diberikan level playing field yang sama antara asing dengan yang lokal. Jadi jangan asal tunjuk karena itu tidak fair," ujar Hikmahanto Juwana kepada Tribunnews.com, Rabu (31/7/2019).

Penjaringan Rektor pun menurut dia, harus terbuka dan mendapat perlakukan yang sama mulai dari pengiklanan hingga tahap akhir.

Baca: Dua Bersaudara Curanmor Ini Ditembak Polisi, Tak Segan Lukai Korban Yang Melawan

Baca: Joe Taslim Tanggapi Jefri Nichol yang Terjerat Narkoba

Baca: Anak TK di Bandung Tewas Terjepit Gerbang Otomatis di Sekolahnya Saat Lagi Asyik Bermain

Baca: Aksi Koboi di Kuta, Acungkan Senpi dan Tembak Kelompok Pemuda Berujung Pengeroyokan

"Tapi kalau Rektor asing langsung ditunjuk ya tidak fair," tegas Hikmahanto Juwana.

Belum lagi di banyak Anggaran Rumah Tangga Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum ditentukan bahwa Rektor harus berkewarganegaraan Indonesia.

Sementara kalau PTN Satker atau BLU harus hati-hati karena siapapun Rektor harus memenuhi syarat kepangkatan sebagaimana layaknya Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu juga jangan sampai karena Rektor tersebut dari luar negeri, perlakuan penggajian menjadi berbeda.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini