News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mati Listrik di Ibu Kota dan Sekitarnya

Listrik Padam Massal, Gerindra Dorong Masyarakat Ajukan 'Class Action'

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota Badan Komunikasi Gerindra Andre Rosiade

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Andre Rosiade meminta Presiden Joko Widodo mengevaluasi jajaran PLN karena pemadaman listrik di wilayah DKI Jakarta dan sebagian pulau Jawa pada Minggu, (4/8/2019).

Pasalnya, pemadaman listrik tersebut berlangsung sangat lama.

"Padamnya 8 sampai 12 jam, sepertinya PLN tidak punya jalan keluar. Kalau ada gangguan, seharusnya harus sudah siap, ini kan perusahaan lama, perusahaan satu-satunya yang memasok listrik di Indonesia," kata Andre, Senin (5/8/20219).

Presiden menurutnya harus meminta penjelasan jajaran PLN mengenai pemadaman tersebut. Kalau jawabannya mengecewakan, presiden harus mencopot jajaran direksi PLN, karena tidak mampu mengelola listrik di Indonesia.

Baca: Komisi VII Sebut Rini Soemarno Biang Kerok Pemadaman Listrik PLN

"Evaluasi jajaran direksinya, kok bisa sih, setelah itu evaluasi jajaran kementerian di atasnya. Di luar negeri, listrik mati menteri mengundurkan diri," katanya.

Ia juga mendorong masyarakat untuk melakukan class action kepada kementerian ESDM atau BUMN terkait pemadaman listrik.

Menurutnya, pemadaman listrik yang terjadi menyebabkan kerugian sangat besar dan aktivitas masyarakat terganggu.

"Saya dorong masyarakat Class action, jadi tidak terulang yang gini gini," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini