News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kabinet Jokowi

Arsul Sani Sebut PPP Cocok Dapat Kursi Menteri Agama dan Menteri Koperasi

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, menyebut partainya pantas medapatkan dua kursi menteri untuk membantu pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dalam kabinet kerja jilid II.

Dua jabatan tersebut di antaranya Menteri Agama dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Hal tersebut sesuai konsep yang diajukan PPP kepada Jokowi, yakni penguatan lembaga pendidikan keagamaan dan penguatan ekonomi kerakyatan terutama untuk kalangan umat Islam.

Baca: Ali Mochtar Ngabalin Sebut Wiranto Sudah Dipindahkan Ke Ruang Recovery RSPAD

"Ya (cocok), termasuk tentu Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) juga kan terkait juga dengan pengembangan ekonomi kerakyatan," kata Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

"Saya kira semuanya cocok (Menag, Menkop, Bekraf) lah untuk PPP, kecuali Menlu saja barang kali," lanjut Arsul.

Lebih lanjut, Arsul mengungkapkan Jokowi telah memberikan arahan terkait penyusunan kabinet.

Baca: Kalahkan PSS Sleman, Persija Putri Tutup Seri 1 Dengan Bertengger di Klasemen Grup A

Menurut penuturannya, Jokowi meminta para pimpinan partai politik tetap berada di Jakarta.

Namun, Arsul mengaku partai tempatnya bernaung belum mendapatkan undangan dari Jokowi soal penyusunan kabinet.

"Yang jelas, terus terang saja, dalam hari-hari sampai pelantikan presiden dan penyusunan kabinet ke depan, tentu pimpinan parpol diharapkan tetap di Jakarta, tidak ke luar Jakarta, ke tempat yang jauh-jauh," ujar Arsul.

Jokowi bertemu SBY

Pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut membicarakan rencana masuknya Demokrat ke dalam partai koalisi pemerintah.

Jokowi dan SBY bertemu kurang lebih satu jam, di ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

"Kami bicara itu (gabungnya Demokrat) tapi belum sampai sebuah keputusan," ujar Jokowi.

Jokowi pun meminta wartawan untuk menanyakan langsung rencana bergabungnya Demokrat dengan partai koalisi pemerintah tersebut langsung kepada SBY.

Baca: Cari Lontong Balap Enak di Surabaya? Ini 5 Rekomendasinya

Baca: Puteri Indonesia Fredrika Alexis Cull Tanggapi Kabar Rosa Meldianti Ikuti Ajang Kecantikan

Baca: Kronologi Wiranto Ditusuk, 2 Pelaku Awalnya Berdiri di Belakang Mobil yang Ditumpangi Menkopolhukam

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini