News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Arteria Dahlan Pernah Protes Tak Dipanggil KPK 'Yang Terhormat': Malah Pak Tito Panggil Yang Mulia

Penulis: Miftah Salis
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Arteria Dahlan ternyata pernah protes tak dipanggil 'Yang Terhormat' kepada pimpinan KPK. Ia lalu membandingkan sikap Tito yang panggil Yang Mulia.

Kelima pimpinan KPK diprotes lantaran tak menyebut anggota DPR dengan panggilan 'Yang Terhormat'.

Saat pimpinan KPK menjawab serta memberi penjelasan, Arteri Dahlan menilai tak ada suasana kebangsaan.

"Ini mohon maaf ya, saya kok enggak merasa ada suasana kebangsaan di sini. Sejak tadi saya tidak mendengar kelima pimpinan KPK memanggil anggota DPR dengan sebutan 'Yang Terhormat'," katanya, dikutip dari Kompas.com.

Arteria menilai, pimpinan KPK sepantasnya memanggil anggota DPR dengan sebutan 'Yang Terhormat' selama rapat.

Pria yang juga berprofesi sebagai pengacara tersebut membandingkan sikap KPK dengan sikap Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian.

Bahkan Jokowi juga disebut memanggil anggota DPR dengan sebutan 'Yang Terhormat'.

"Malahan Pak Tito memanggil kita kadang dengan sebutan 'Yang Mulia'. Ini pimpinan KPK sejak tadi enggak ada yang memanggil kita dengan sebutan 'Yang Terhormat', tambahnya.

Baca: Warganet Ubah Biodata Arteria Dahlan di Wikipedia dengan Hujatan, Ini Isinya

Baca: Arteria Dahlan vs Emil Salim di Mata Najwa, Emil: Banyak Ketua Partai Ditahan, Apa Itu Bukan Bukti

Permintaan Arteria Dahlan tersebut kemudian dikabulkan oleh pimpinan KPK.

Dari penelusuran Tribunnews, Arteria Dahlan memang sosok yang cukup vokal.

Satu dari sikapnya yang penuh kontroversial adalah pernah mengumpat kasar kepada Kemenag.

"Saya satu komisi satu bulan sama (kasus First Travel) ini, Pak. Ini masalah dapil, Pak. Yang dicari jangan kayak tadi Bapak lakukan inventarisasi, pencegahannya, Pak."

"Ini Kementerian Agama bang**t, Pak, semuanya, Pak," kata Arteria Dahlan dalam rapay bersama Komisi III dengan Kejaksaan Agung dan Kementerian Agama di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (28/3/2018).

Pernyataan tersebut kemudian disayangkan oleh berbagai pihak.

Terbaru, Arteria Dahlan bersikap tak sopan kepada ekonom Prof Emil Salim.

Arteria Dahlan tampak ngotot dan dengan nada tinggi menyela setiap pembicaraan Prof Emil.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini