News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kementerian PUPR Siapkan SDM Konstruksi Nasional Berkualitas

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanuddin.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanuddin mengatakan penyiapan SDM konstruksi nasional yang berkualitas merupakan bagian dari pendorong pertumbuhan ekonomi baik lokal, regional maupun nasional.

Hal ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo saat pelantikan, bahwa pengembangan sumber daya manusia harus menjadi penekanan dan perhatian dari setiap Kementerian yang ada.

“Oleh karena itu sangat penting untuk mencetak tenaga kerja konstruksi berkualitas agar Pembangunan Infrastruktur dapat berjalan lancar, yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Syarif dalam sambutannya saat membuka acara Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi dan Bimbingan Teknis Keahlian Konstruksi Tahun 2019, di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Baca: Jokowi Cuek IDI Protes Terawan Jadi Menteri Kesehatan, Tegaskan Alasan Pilih Sang Dokter Cuci Otak

Baca: Alexandra Gottardo Bingung Adegan Panasnya Setahun Lalu dengan Zack Lee Baru Viral Sekarang

Baca: Jenderal Purn Fachrul Razi Beberkan Alasan Jokowi Memilihnya Jadi Menteri Agama: Isu Ustadz Radikal

Proses sertifikasi kompetensi, tertuang pada Undang-Undang Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017 Pasal 70 yang mengatur bahwa setiap Pekerja Konstruksi yang bekerja di sektor Konstruksi wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja.

Menurut Syarif, pemerintah menyadari pentingnya peningkatan kapasitas SDM masyarakat konstruksi Indonesia baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

“Tugas kita bersama untuk memberikan perhatian serius untuk mewujudkan Ketahanan masyarakat jasa konstruksi Nasional, salah satunya melalui peningkatan daya saing dan produktivitas para pekerja konstruksi Nasional atau dengan kata lain Penyiapan SDM Kontruksi Indonesia yang Pro-Kompeten’S (Profesional, Kompeten, dan Bersertifikat," tambah Syarif.

Acara Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi dan Bimbingan Teknis Keahlian Konstruksi diikuti sebanyak 11.250 orang tenaga kerja konstruksi di antaranya Tenaga Terampil Konstruksi, Tenaga Ahli Konstruksi, Para Pekerja Konstruksi di Proyek Padat Karya PUPR, Para Calon Instruktur dari Dosen Politeknik dan Perguruan Tinggi, serta Lulusan Fresh Graduate Politeknik bidang Konstruksi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini