TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pengamat politik dari Universitas Paramadina Djayadi Hanan menilai tepat sikap politik Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tak akan maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019, baik sebagai bakal calon presiden maupun calon wakil presiden 2024.
"Selama ini pak Surya Paloh mengambil posisi sebagai King Maker. Saya kira, beliau akan tetap mengambil posisi tersebut," ujar Djayadi Hanan kepada Tribunnews.com, Senin (11/11/2019).
Hal ini menanggapi usulan mantan Ketua Umum Partai Nasdem Patrice Rio Capella menilai Nasdem sudah seharusnya mencalonkan Surya Paloh menjadi Presiden pada Pilpres 2024 ketimbang memajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Apalagi pada pilpres 2024, dia menjelaskan, saatnya untuk transisi kepemimpinan nasional ke generasi baru.
Baca: Kantongi 59 Kursi di Parlemen, NasDem Optimistis Menangi Pemilu 2024
Karena itu Nasdem harus mencari atau mengkader capres dan cawapres yang memiliki akseptabilitas dan kapabilitas yang cocok dengan generasi milenial dan akan menjadi pemilih mayoritas di 2024.
Untuk itu NasDem perlu mencari calon-calon pemimpin dari generasi baru, termasuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
"Mereka ini sekarang banyak menjadi pemimpin daerah, seperti Khofifah, Nurdin Abdullah (Gubernur Sulawesi Selatan), Ridwan Kamil, Bima Arya (Walikota Bogor), Anies Baswedan dan masih banyak lagi. Termasuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari partai Demokrat," jelas Djayadi Hanan.
Jadi, dia menilai, yang lebih tepat bagi Nasdem adalah membuka ruang seluas-luasnya untuk para bakal capres dan cawapres dan melihat yang paling potensial.
Baca: Rio Capella Komentari Surya Paloh dan Anies Baswedan, NasDem: Tak Etis, Dia Sudah Dipecat
"Belum saatnya bagi Nasdem untuk memutuskan siapa bakal capres atau cawapresnya," tegasnya.
Rio Capella: Lebih Baik Surya Paloh Capres 2024 Ketimbang Anies
Mantan Ketua Umum Partai Nasdem Patrice Rio Capella menilai pilihan Nasdem sudah seharusnya mencalonkan Surya Paloh menjadi Presiden pada Pilpres 2024 ketimbang memajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Kalau Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) mau calonkan Surya Paloh sebagai presiden, ya itu lebih pas daripada calonkan Anies," kata Rio saat konferensi pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (10/11/2019).
Dia mengatakan, Anies Baswedan tak memiliki sumbangan apapun kepada partai pimpinan Surya Paloh itu.
Dengan demikian, kata dia, akan menjadi pilihan yang tepat apabila Partai Nasdem memajukan Surya Paloh sebagai calon presiden ketimbang orang lain.
Sebelumnya, Rio juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap Partai Nasdem karena lebih memilih mengundang Anies Baswedan ketimbang Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pembukaan kongres pada 8 November 2019 kemarin.
Baca: Ambisi Menangi Pemilu 2024, NasDem Targetkan Bangun Kepengurusan Hingga Tingkat Desa
Baca tanpa iklan