News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Komisi I DPR Bahas Rapat Khusus Evakuasi WNI di Wuhan

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mahasiswa Wuhan University Eros Shidqy Putra yang baru kembali ke Indonesia saat ditemui di rumahnya di kawasan Depok pada Rabu (29/1/2020). Eros bercerita kepada wartawan Tribunnews tentang perkembangan di kota Wuhan pasca merebaknya virus corona di kota tersebut. TRIBUNNEWS/GITA IRAWAN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi I DPR Fraksi Partai Golkar Meutya Hafid mengatakan komisinya akan mengagendakan rapat khusus membahas evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan, China, ke Indonesia, untuk mencegah penularan virus corona.

Ia mengatakan rapat tersebut rencananya digelar pada pekan depan.

"Kita akan agendakan rapat khusus terkait dengan upaya-upaya pemerintah yang harus diambil dalam rangka mengamankan warga negara kita yang saat ini posisinya ada di Wuhan, ataupun juga kemungkinan terpapar di daerah-daerah lainnya di Tiongkok," kata Meutya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

"Mudah-mudahan minggu depan bisa kita agendakan rapat bersama terkait penanganan virus corona oleh pemerintah," imbuhnya.

Baca: Kemenkes RI: Di Indonesia Tidak Ada Orang Positif Terjangkit Virus Corona

Meutya mengatakan, pembahasan itu perlu melibatkan berbagai pihak.

Baca: Mahasiswa Indonesia: Kesimpulan Sementara Virus Berasal dari Kebiasaan Orang Wuhan Makan Ular

Selain Kementerian Luar Negeri, juga perlu menghadirkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memberi kejelasan pada DPR soal rencana evakuasi WNI di Wuhan.

"Tentu Kemenkes juga harus berperan karena yang mengetahui bagaimana mengisolasi atau memberikan karantina dan lainnya," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini