News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Ketua MPR: Social Distancing Efektif Cegah Penularan Virus Corona

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Diskusi Empat Pilar MPR RI bertajuk 'Ideologi Pancasila dan Pemberitaan Media terkait Covid-19' di Media Center Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/3/2020)

Karena itu, menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan menggunakan antiseptic dan memakai masker harus dilakukan.

"Kita semua harus optimis bangsa Indonesia mampu mengatasi wabah virus corona ini. Banyak ilmuwan, dokter serta tenaga medis lain yang siap membantu menangani kasus corona. Indonesia terbukti mampu mengalahkan serangan virus SARS beberapa waktu lalu. Karenanya, saya optimistis kita semua mampu mengatasi virus corona," ujar Bamsoet.

Bamsoet juga mengingatkan meskipun pemerintah telah menyatakan situasi darurat, namun pelayanan publik harus diatur sedemikian rupa agar tetap berjalan.

Bank-bank pemerintah dan swasta, supermarket dan lain-lain harus tetap bukan agar tidak menimbulkan ‘rush’ atau Penarikan dana dan pembelian barang besar-bersaran karena panik. Roda Ekonomi harus tetap berputar.

Dalam situasi seperti ini, kata Bamsoet sudah saatnya para pengusaha dan konglomerat menunjukan sikap kepedualian dan kegotong royongannya dengan menyisihkan sebagian penghasilannya untuk rakyat.

Baca: Menaker Terbitkan Surat Edaran Tentang Perlindungan Buruh dan Kelangsungan Usaha Terkait Corona

Misalnya membagi-bagikan antiseptik atau masker yang belakangan harganya meroket untuk masyarakat yang tidak mampu membeli.

“Lebih dari itu, saya lihat ada peluang untuk menjadikan musibah menjadi berkah. Para pengusaha UMKM dan home industri bisa menjadikan rempah-rempah yang berlimpah untuk diolah jadi jamu dan dijadikan penangkal virus. Hari-hari ini permintaan akan jamu jahe merah, kunyit, madu dan beras kencur sangat tinggi. Harganyapun sudah mulai melangit. Begitu juga akan kebutuhan sayur mayur dan buah-buahan lokal. Karena suplai dari Thailand, China dan Vietnam sudah mulai terbatas,” pungkas Bamsoet.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini