<p style="text-align: justify;">KOMPAS.TV - DPRD meminta Pemprov DKI Jakarta memperbaiki data penerima bantuan sosial atau bansos bagi warga yang terdampak pandemi virus corona.</p>
<p style="text-align: justify;">Pasalnya, ada warga yang tak layak menerima bantuan tapi masuk dalam daftar penerima bansos, seperti seorang anggota DPRD DKI Jakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Bantuan sosial untuk warga terdampak pandemi virus corona sudah disalurkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, sebagian dari mereka memilih mengembalikan bantuan itu karena merasa tidak layak menerima bansos.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu yang masuk dalam daftar penerima bansos adalah anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan, Jhonny Simanjuntak.</p>
<p style="text-align: justify;">Jhonny mengaku tidak tahu namanya bisa masuk dan menilai ada pendataan yang tidak tepat terkait warga yang layak menerima bantuan sosial.</p>
<p style="text-align: justify;">Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui ada beberapa kekeliruan data penerima bansos.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemprov DKI Jakarta akan mengoreksi data yang salah itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Di Jakarta, ada sekitar 1.2 juta keluarga yang masuk dalam daftar penerima bansos akibat terdampak corona.</p>
<p style="text-align: justify;">Bantuan sosial akan disalurkan hingga tiga bulan ke depan.</p>
Baca tanpa iklan