<p>KOMPAS.TV - Lebaran tahun ini jelas terasa sangat berbeda dengan lebaran sebelumnya.</p>
<p>Salat Ied, bersilaturahmi ke tetangga, hingga mudik ke kampung halaman, semua ditiadakan karena wabah Covid-19 yang tak kunjung sirna.</p>
<p>Namun sebagai insan beriman, tentu harus meyakini bahwa di balik sebuah peristiwa, ada banyak hikmah yang diperoleh untuk kebaikan.</p>
<p>Pesan inilah yang diungkapkan Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia Dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.kompas.tv/article/82740/cerita-menteri-agama-jalani-takbiran-dan-lebaran-di-rumah">https://www.kompas.tv/article/82740/cerita-menteri-agama-jalani-takbiran-dan-lebaran-di-rumah">Cerita Menteri Agama Jalani Takbiran dan Lebaran di Rumah</a></strong></p>
<p>Menurut Muhadjir Effendy, Lebaran tahun ini sangat kontras, ada keprihatinan atas keadaan yang ada terutama karena Covid-19.</p>
<p>“Semua kejadian pasti ada hikmahnya, gak ada yang cuma-Cuma,” kata Muhadjir Effendy.</p>
<p>Suasana keluarga tapi menurut Muhadjir Effendy lebih intens, itu bisa dipetik sebagai hikmah yang baik untuk semuanya.</p>
<p>Walaupun dengan saudara jarak jauh harus secara virtual, ada beda sedikit dengan komunikasi interpersonal langsung, namun kita semakin sadar tentang pentingnya teknologi.</p>
>
Baca tanpa iklan