News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Kasus Corona di Surabaya Terus Melonjak, Khofifah Contohkan Keberhasilan PSBB Malang Raya

Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dirut Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi (kanan) dan Dirut PT Sier, Fattah Hidayat (kiri) bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (tengah) usai meninjau truk bantuan APD untuk Pemprov Jatim.

TRIBUNNEWS.COM - Kasus baru Virus Corona di Jawa Timur terus mengalami lonjakan pada beberapa hari terakhir. 

Pusat episentrum penyebaran Virus Corona di Jawa Timur adalah berada di Ibu Kota Provinsi Surabaya. 

Dilansir TribunWow.com, hingga update terbaru pada Kamis (28/5/2020), terdapat penambahan 171 kasus baru untuk wilayah Jawa Timur.

Dari penambahan 171 kasus tersebut, 98 di antaranya berasal dari Surabaya.

Kemacetan lalu lintas terjadi di Bundaran Waru atau tepatnya di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, saat hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Pahlawan, Selasa (28/4/2020). (Dok. Dishub Surabaya)

 

• Soroti Perilaku Warga yang Tak Taat Aturan, Gugus Tugas Jawa Timur: Surabaya Bisa Jadi Wuhan

Dengan begitu, saat ini total kasus di Surabaya mencapai 2.216 kasus atau bisa dikatakan lebih dari setengah kasus Corona di Jawa Timur.

Sedangkan untuk total kasus di Jawa Timur mencapai 4.112 kasus atau tertinggi kedua di Indonesia, di bawah DKI Jakarta. 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengakui Surabaya menjadi episentrum penyebaran Virus Corona di Jatim.

Selain itu juga ada Kota Sidoarjo dan Gresik yang tergabung dalam wilayah Surabaya Raya.

Khofifah kemudian mencontohkan kondisi yang terjadi di Malang Raya.

Seperti yang diketahui kedua wilayah tersebut yang saat ini menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jawa Timur.

>>> Halaman Selanjutnya

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini