News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Politikus Golkar Tanggapi Wacana Perombakan Kabinet Jokowi

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat dengan sejumlah menteri lewat konferensi video, Senin (16/3/2020).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Isu reshuffle (perombakan) kabinet terus menguat dan bergulir di tengah usaha pemerintah menangani pandemi Covid-19. 

Terkait isu itu, politikus Golkar Supriansa mengatakan urusan reshuffle kabinet adalah hak Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. 

Menurutnya apabila presiden melihat ada menteri yang memang tak bisa bekerja maksimal tentu untuk apa dipertahankan. 

"Jika presiden melihat ada menterinya yang tidak bisa bekerja maksimal ya buat apa dipertahankan. Tugas Menteri adalah menjadi tangan kanan presiden dalam menjalankan program kerja pemerintahan," ujar Supriansa, ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (4/6/2020). 

Anggota Komisi III DPR RI tersebut menambahkan jika presiden tetap mempertahankan menteri yang tak bekerja maksimal yang rugi adalah masyarakat. 

Pasalnya, masyarakat membutuhkan pelayanan dan sentuhan dari pemerintah di semua sektor. 

Terutama, kata dia, saat ini mereka sedang menghadapi pandemi Covid-19. Tentu akan dibutuhkan gerak cepat seorang menteri di bidangnya masing-masing. 

"Kalau ada yang lambat bekerja ya digeser atau di-reshuffle saja, karena penyakit dan kematian tidak bisa diatur waktunnya. Jadi menteri harus gesit mengikuti dan menjalankan intruksi presiden sampai ke masyarakat," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini