News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Program Plastic Reborn 2.0 Hadirkan Solusi Pengelolaan Sampah Plastik Kemasan

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AKSI BERSIH PANTAI - Puluhan warga melakukan aksi bersih-bersih di pantai Tanjung Kait, Mauk, Kabupaten Tangerang, yang digelar Satuan Radar 211 TNI AU , Sabtu (3/10/2020). Kegiatan ini diadakan dalam upaya menyadarkan masyarakat untuk menjaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengajak mereka untuk memilah sampah plastik yang bisa didaur ulang. WARTA KOTA/NUR ICHSAN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Coca Cola Foundation Indonesia mengkampanyekan program Plastic Reborn 2.0 untuk mendorong pengelolaan sampah plastik kemasan dengan memanfaatkan teknologi.

Program yang diluncurkan pada 17 Juli 2019 ini telah mampu mengelola sampah plastik pasca konsumsi sebanyak 281 ton dan dimanfaatkan untuk proses daur ulang.

Wakil Ketua Pelaksana Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) Triyono Prijosoesilo mengatakan, bila melihat data yang ada maka program ini menunjukan telah mampu mendorong ekosistem pengelolaan sampah plastik.

"Sampah yang berhasil dikelola melalui program ini secara keseluruhan baik organik maupun anorganik, mencapai 464 persen dari jumlah sampah yang terkumpul," kata Triyono dalam konferensi pers virtual, Rabu (7/10/2020).

Baca: Selamatkan Bumi dari Sampah Plastik, Tahun Depan P&G Indonesia Kenalkan Kemasan Daur Ulang

Dalam program ini ada tiga startup terpilih, untuk mendukung pengelolaan dan pengumpulan sampah plastik, yaitu MallSampah, Clean Up, dan Gringgo.

Sebagai penerima hibah alias grantees, lanjut Triyono, ketiga startup ini berupaya mengaplikasikan materi akselerasi bisnis yang didapat ke dalam proyek bisnis untuk kemudian dipasarkan secara langsung.

Baca: Miris! Seekor Gajah Kelaparan Makan Sampah Plastik yang Dibuang Turis

"Para grantees berhasil mengembangkan kemampuan mereka, dalam berkontribusi terhadap sektor industri pengolahan sampah dan daur ulang," ucap Triyono.

Semangat tinggi dari ketiga startup ini, menurut Triyono, membuktikan apabila dikelola secara optimal maka industri daur ulang limbah kemasan plastik pasca konsumsi di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini