TRIBUNNEWS.COM - Front Pembela Islam (FPI) menyebut ada luka tembakan tak wajar di tubuh laskar yang tertembak.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kuasa Hukum FPI Aziz Yanuar.
Aziz Yanuar mengaku sudha melihat langsung kondisi jenazah.
Selain luka tembak, kata dia, ada luka lebam lainnya yang bukan disebabkan oleh selongsong peluru.
"Luka beberapa tidak wajar. (Luka) tembak juga tidak wajar," kata Aziz kepada Kompas.com, Selasa (8/12/2020) malam.
Saat ditanya berapa banyak luka tembak di setiap jenazah, Aziz tak memerinci lebih jauh.
"Banyak," ujarnya.
Dengan kondisi keenam jenazah tersebut, Aziz meyakini bahwa mereka bukan meninggal karena polisi melakukan tindakan tegas dan terukur.
Baca tanpa iklan