Dimana satu platform bisa penuhi segala macam kebutuhan khalayaknya, misalnya di China ada we chat yang awalnya hanya aplikasi chating kemudian berkembang hingga ke segala kebutuhan termasuk pemenuhan kebutuhan informasi.
Sebab kata Eriyanto, dalam era saat ini yang menjadi perhatian adalah kepemilikan khalayak.
Apabila salah satu platform memiliki khalayak besar maka besar kemungkinan plafform akan berkembang ke sektor yang lebih beragam.
"Jadi media yang bertahan bukan hanya media yang punya konten baik tapi bisa punya model bisnis tepat," katanya.
Penulis: Desy Selviany
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul CEO Tribun Network Sebut Relevansi Jadi Kunci Bertahan di Era Disrupsi Media
Baca tanpa iklan