Taryati berujar, ia melihat sendiri ada tulisan “FPI Munarman" di dalam benda tersebut setelah dibuka oleh Ketua RT.
“Ada tulisan FPI Munarman, terus langsung lapor polisi saja lah karena takut kan," cerita dia.
"Akhirnya baru polisi pada datang kesini sama ada Tim Gegana,” Taryati menambahkan.
Baca tanpa iklan