News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tema Hari Maritim Nasional ke-58 yang Diperingati Setiap Tanggal 23 September, Ini Sejarahnya

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejarah Hari Maritim Nasional - Hari Maritim Nasional diperingati setiap tangal 23 September. Simak inilah tema peringatan Hari Maritim Nasional 2022 dan sejarahnya.

TRIBUNNEWS.COM - Hari Maritim Nasional diperingati setiap tanggal 23 September.

Tahun ini, peringatan Hari Maritim Nasional 2022 yang ke-58 tahun jatuh pada hari Jumat (23/9/2022).

Tema peringatan Hari Maritim Nasional 2022 yakni "Maritim Tangguh untuk Pembangunan Berkelanjutan".

Ada dua versi tanggal peringatan Hari Maritim Nasional yakni pada tanggal 21 Agustus atau 23 September.

Lantas, kapan sebenarnya tanggal peringatan Hari Maritim Nasional?

Baca juga: Kumpulan Link Twibbon Hari Maritim Nasional 2022, Cara Membuat dan Bagikan di Media Sosial

Sejarah Hari Maritim Nasional. (Tangkapan layar kkp.go.id)

Tanggal peringatan Hari Maritim Nasional yang benar adalah 23 September, bukan 21 Agustus.

Hal ini sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Nomor 249 Tahun 1964 tentang Hari Maritim Nasional.

Dalam SK tersebut ditetapkan bahwa tanggal 23 September menjadi peringatan Hari Maritim Nasional.

Baca juga: Ekonomi Maritim Jadi Salah Satu Alternatif untuk Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Sejarah Hari Maritim Nasional

Peringatan Hari Maritim setiap tanggal 23 September berdasarkan SK Nomor 249 Tahun 1964 yang diterbitkan oleh Ir Soekarno.

Ditetapkannya Hari Maritim Nasional 23 September yakni melalui Musyawarah Nasional (Munas) Maritim I.

Sebelum Munas Maritim I, Ir Soekarno pernah menyampaikan pidato terkait keadaan Maritim di Indonesia.

Dikutip dari laman Kementerian Kelautan dan Perikanan, pidato tersebut disampaikan saat meresmikan Institut Angkatan Laut pada tahun 1957.

Berikut Pidato Presiden Soekarno:

"Usahakanlah agar kita menjadi bangsa pelaut kembali. Ya, bangsa pelaut dalam arti seluas-luasnya. Bukan sekadar menjadi jongos-jongos di kapal. Tetapi bangsa pelaut dalam arti kata cakrawala samudera. Bangsa pelaut yang mempunyai armada niaga, bangsa pelaut yang mempunyai armada militer, bangsa pelaut yang kesibukannya di laut menandingi irama gelombang lautan itu sendiri."

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini