TRIBUNNEWS.COM - Berikut adalah contoh teks khutbah Jumat berjudul Al-Quran sebagai Pedoman Hidup.
Contoh teks khutbah Jumat ini dikutip dari uniska-bjm.ac.id.
Jama’ah kaum muslimin rahimakumullah
Bersyukur kita kepada Allah dengan kasih sayang Allah kepada kita, kita diberikan olehNya nikmat sehat dan keimanan, sehingga pada siang ini kita masih di beri kesempatan untuk melaksankan fardhu jum’at.
Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarganya, para sahabat, para tabi’in, para tabi’ut tabi’in dan insyaallah SWT terlimpah pula kepada kita selaku umatnya yang senantiasa berusaha untuk meneladani beliau. Amin.
Manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orangorang yang beriman. (Q.S. Yunus 10:57)
Katakanlah (Muhammad), "Dengan karunia Allah dan rahmatNya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmatNya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan". (Q.S. Yunus 10:58)
Baca juga: Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat: 4 Hal yang Harus Ada pada Diri Manusia
Ruh manusia, sebagaimana tubuhnya, mengalami gangguan dan penyakit-penyakit. Oleh karenanya ia juga memerlukan perawatan dan pengobatan. Berbagai penyakit yang biasa terjadi pada ruh dan jiwa manusia seperti takabur, berbangga diri, bakhil, hasud dan riya. Bila penyakit ini menyerang jiwa manusia dan tidak segera diobati, maka ia bisa mengakibatkan kekufuran dan nifak, sehingga manusia bisa melenceng dari jalan petunjuk dan hidayat. Sementara al-Qur’an dengan berbagai peringatan dan janjinya dapat mencegah manusia dari melakukan berbagai perbuatan jahat dan dosa.
Dari sisi lain, kitab suci ini memberikan keterangan dan penjelasan mengenai kufur dan azab Ilahi guna dapat memantik pengertian dan kesadaran manusia, sehingga jiwa dan ruhnya menjadi bersih. Dengan demikian diharapkan manusia terjauhkan dari melakukan kejahatan dan dosa. Sudah barang tentu jiwa dan ruh yang sehat, bersih dan suci dapat memudahkan jalan untuk mendapatkan petunjuk dan rahmat Allah. Oleh karena itu, Allah SWT berkata kepada NabiNya agar menyampaikan kepada orang-orang Mukminin, Sebaikbaik investasi dan sesuatu yang mereka kumpulkan adalah iman kepada kitab suci Allah, mengikuti ajaran dan petunjukNya, dan hendaknya hati mereka bergembira atas nikmat besar, dan sekali-kali bukan dengan membanggakan kekayaan dunia yang menumpuk."
Jama’ah rahimakumullah Dari ayat tadi terdapat tiga pelajaran yang dapat dipetik:
1. Al-Quran adalah sebaik-baik obat untuk menyembuhkan hati, jiwa dan ruh yang sakit.
2. Untuk menyembuhkan penyakit dan berbagai problema baik individu maupun sosial dewasa ini, manusia harus mengkaji dan merenungi kitab suci al-Quran.
3. Al-Quran merupakan harta karun yang lebih baik dari segala kekayaan dunia. Orang miskin yang sebenarnya adalah orang yang tidak mendapatkan dan mengenyam pendidikan kitab suci Ilahi ini, sekalipun ia memiliki seluruh harta dunia.
Sebaliknya, orang yang kaya adalah orang yang hidupnya bersama al-Qur’an, sekalipun secara lahiriah ia dalam kesempitan dan tidak mempunyai uang.
Artinya:
Baca tanpa iklan