Terlepas dari proyeksi tahun 2023 ini, Erick menjelaskan pendapatan konsolidasi BUMN di 2022 mencapai Rp 2.613 triliun. Perolehan ini naik 14 persen dibanding 2021, Rp 2.292 triliun.
Selain itu, Erick mengatakan aset konsolidasi BUMN juga meningkat cukup signifikan, menjadi Rp 9.567 triliun dari sebelumnya Rp 8.978 triliun. Adapun ekuitas konsolidasinya sebesar Rp 3.150 triliun dari sebelumnya Rp 2.776 triliun.
"Kenaikan ekuitas itu merupakan efek dari banyaknya aksi korporasi yang dilakukan BUMN," pungkas Erick.
Baca tanpa iklan