Dengan adanya pembahasan di sektor industri pertahanan, diharapkan Indonesia dapat menjadi pemain di tingkat global.
"Nah disitu lah kenapa kemarin ada rencana Pak Presiden dan Pak Prabowo akan melihat pabrik peluru yang ada di Turen Malang sebagai fasilitas yang terbaru. Karena memang kita perlu," pungkasnya.
Diketahui, holding industri pertahanan beranggotakan PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, PT Pindad, PT Dahana, dan PT Len Industri.
Baca tanpa iklan