TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan Kepala Badan Karantina Indonesia yang baru pada Rabu (13/9/2023), di Istana Negara, Jakarta.
Dalam tayangan video di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Presiden memimpin langsung pelantikan Kepala Bakamla dan Kepala Badan Karantina Indonesia.
Presiden pun memimpin sumpah janji Kepala Bakamla, yakni Laksamana Madya Irvansyah dan Kepala Badan Karantina, Sahat Manaor Panggabean.
"Bahwa saya akan setia dan taat kepada UUD Negara RI tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara, bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan degan penuh rasa tanggung jawab.
Bahwa saya akan menjaga integritas tidak menyalahgunakan kewenangan serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela," ucap Jokowi diikuti Kepala Bakamla dan Kepala Badan Karantina Indonesia.
Prosesi pelantikan dilanjutkan penandatanganan berita acara pengambilan sumbah jabatan Sahat Manaor Panggabean sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.
Baca juga: Bakamla RI Tangkap Kapal Berbendera Vietnam yang Diduga Curi Ikan di Laut Natuna Utara
Sementara Laksamana Madya Irvansyah sebagai Kepala Bakamla yang baru, terhitung sejak pelantikan, Rabu (13/9/2023).
Kemudian Presiden Jkowi dan Wakil Presiden Maruf Amin, serta jajaran menteri Jokowi memberikan ucapan dan berjabat tangan dengan Manaor Panggabean Irvansyah dan Sahat Manaor Panggabean.
Tampak Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves), Luhut Binsar Panjaitan, menyalami Kepala Bakamla dan Kepala Badan Karantina Indonesia.
Tentang Badan Keamanan Laut
Badan Keamanan Laut RI merupakan badan paramiliter negara yang bertugas melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi maritim Indonesia.
Dikutip dari Bakamla.go.id, Bakamla memiliki sejumlah fungsi Bakamla, yakni:
- Menyusun kebijakan nasional di bidang keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia;
- Menyelenggarakan sistem peringatan dini keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia;
- Melaksanakan penjagaan, pengawasan, pencegahan dan penindakan pelanggaran hukum di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia;
- Menyinergikan dan memonitor pelaksanaaan patroli perairan oleh instansi terkait;
- Memberikan dukungan teknis dan operasional kepada instansi terkait;
- Memberikan bantuan pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia;
- Melaksanakan tugas lain dalam sistem pertahanan nasional.
Baca juga: Jajal KCJB Berkecepatan 350 KM/Jam Bareng Jokowi, Erick Thohir: Berangkat Sampai Bandung Masih Pagi
Badan Karantina Indonesia
Dikutip dari karantina.pertanian.go.id, Badan Karantina Pertanian adalah salah satu Eselon I di Kementerian Pertanian yang memiliki tugas pokok dan fungsinya dalam rangka mencegah masuk dan tersebarnya penyakit hewan dan tumbuhan ke wilayah negara Republik Indonesia.
Hal ini sesuai amanat Undang-Undang nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan Dan Tumbuhan.
Adapun BARANTAN menyelenggarakan fungsi, seperti penyusunan kebijakan teknis, rencana dan program perkarantinaan hewan dan tumbuhan, serta pengawasan keamanan hayati.
Kemudian, pelaksanaan perkarantinaan hewan dan tumbuhan, serta pengawasan keamanan hayati; pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan perkarantinaan hewan dan tumbuhan, serta pengawasan keamanan hayati; dan pelaksanaan administrasi Badan Karantina Pertanian.
(Tribunnews.com/Suci Bangun DS)