Ihwal keadilan distributif, menurut Anwar, hingga kini masih banyak wilayah di Indonesia yang belum mendapatkan keadilan ekonomi secara merata.
Lagi-lagi ia meujuk contoh Rempang, di mana pemerintah pusat ingin membangun kawasan ekonomi dengan “menertibkan” masyarakat sekitar yang telah mendiami pulau tersebut sejak lama.
“Dalam keadilan ekonomi juga perlu diperhatikan bahwa pada saat membangun suatu pusat perekonomian, maka warga setempat sudah semestinya mendapatkan kebahagiaan terlebih dahulu. Ada slogan bangga melayani rakyat, seharusnya bukan bangga yang terkesan jemawah, tetapi bahagia melayani rakyat. Tuhan menciptakan manusia untuk bahagia, bukan untuk menderita,” tandasnya.
Baca tanpa iklan