News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Khofifah Lapor ke Prabowo, Siap Tampung 1.000 Warga Palestina di Pesantren Jawa Timur

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dodi Esvandi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden terpilih 2024-2029 sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama Mantan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dan Mantan Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak serta para elit Partai Gerindra memberikan keterangan pers dikediamannya, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2024). Pada kesempatan tersebut Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Partai Gerindra mendukung Khofifah-Emil maju pada Pilgub Jawa Timur. Tribunnews/Jeprima

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Khofifah Indar Parawansa mengaku sudah melapor ke Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto agar menampung 1.000 warga Palestina di sejumlah pesantren di Jawa Timur.

Bakal calon gubernur (cagub) Jawa Timur 2024 itu menyebutkan warga Palestina yang akan diboyong ke Indonesia nantinya akan mengenyam pendidikan berbasis pesantren.

Hal ini akan memudahkan karena mereka sudah terbiasa berbahasa Arab.

Apakah mereka akan pergi dengan orang tuanya sehingga kami insyaallah pada posisi siap untuk pendidikan. Semuanya berbasis pesantren, apalagi mereka berbahasa Arab jadi insyaallah di pesantren tidak ada masalah," kata Khofifah saat mengunjungi rumah Menteri Pertahanan RI sekaligus Ketum Gerindra, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2024).

Muslimat NU, kata Khofifah, memiliki learning center terbesar di Malaysia.

Baca juga: Khofifah Tolak Pilih Kader PDIP Jadi Cawagubnya di Pilkada Jawa Timur 2024

Adapun tempat itu bisa memberikan pendidikan kepada pekerja migran Indonesia (PMI) yang ada di Malaysia.

"Jadi posisi untuk bisa memberikan perbantuan apa yang bisa kami lakukan, kami ikhtiarkan, insyaallah kami akan membangun sinergi sebaik mungkin, semaksimal mungkin," pungkasnya.

Sebelumnya upaya pemerintah mengevakuasi warga Palestina yang menjadi korban kekejaman Israel mendapatkan dukungan dari Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).

Mereka siap menampung 1.000 warga Palestina di pesantren di Jawa Timur.

Komitmen itu disampaikan Ketua Muslima NU, Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi rumah Menteri Pertahanan RI sekaligus Ketum Gerindra, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2024).

Adapun kedatangan Khofifah sejatinya memang untuk mendapatkan surat rekomendasi dari Partai Gerindra untuk maju di Pilkada Jawa Timur 2024. Namun, ada pula pembicaraan lain yang dibahas Khofifah dan Prabowo.

Baca juga: Khofifah Akui 6 Tahun Lalu Juga Dilaporkan kepada KPK Jelang Pilkada, Pelapor Diduga Sama

Menurut Prabowo, Khofifah juga ikut berinisiatif menampung 1.000 warga Palestina yang menjadi korban kekejaman Israel.

Ribuan warga Palestina yang akan dibawa ke sejumlah pesantren di Jawa Timur.

"Beliau juga memiliki gagasan juga untuk menawarkan bahwa Jatim siap menerima 1.000 anak-anak Palestina dan mungkin juga beberapa ibu-ibu yang kena trauma untuk sementara dididik di pesantren-pesantren Jatim," kata Prabowo.

Tak hanya Khofifah, Prabowo mengungkapkan sejumlah pesantren di Jawa Barat juga siap untuk menampung ribuan warga Palestina.

Dia pun meyakini seluruh warga Indonesia setuju dengan upaya pemerintah ini.

"Saya kira di seluruh Indonesia siap menerima anak-anak dan korban-korban Palestina," ungkapnya.

Lebih lanjut, Prabowo menambahkan usulan Khofifah itu nantinya akan dilaporkan terlebih dahulu ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya sudah menyampaikan Ibu Khofifah ini akan saya lapor ke bapak presiden dan saya akan bawa ini. Karena saya dapat tugas mewakili Indonesia dalam KTT Gaza yang akan diselenggarakan 11 Juni yang akan datang di Taman Yordan," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini