Kenaikan itu berasal dari aset kas dan setara kas miliknya.
Harry diketahui memiliki empat aset properti yang tersebar di Jakarta Timur, Bogor, dan Surakarta.
Selain itu, ia juga mempunyai tiga mobil, serta harta bergerak lainnya. Berikut rinciannya, dikutip dari elhkpn.kpk.go.id:
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 4.700.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/163 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 750.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 112 m2/196 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 1.000.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 300 m2/200 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000
- Tanah Seluas 312 m2 di KAB / KOTA KOTA SURAKARTA , HASIL SENDIRI Rp. 450.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 420.000.000
- MOBIL, JEEP JEEP MERCY Tahun 1985, HASIL SENDIRI Rp. 40.000.000
- MOBIL, MITSIBISHI MITSUBISHI EXPAANDER Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp. 180.000.000
- MOBIL, TOYOTA TOYOTA FORTUNER Tahun 2014, HASIL SENDIRI Rp. 200.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 105.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 1.192.864.661
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 6.417.864.661
III. HUTANG Rp. ----
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 6.417.864.661
(Tribunnews.com/Pravitri Retno W, KompasTV/Ninuk Cucu)