News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2025

Apakah Mengeluh Lapar dan Haus Bisa Membatalkan Puasa? Ini Hukum dan Penjelasannya

Penulis: Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI BERPUASA RAMADAN - Ilustrasi keluarga yang sedang berpuasa Ramadan diunduh dari Freepik pada Minggu (9/3/2025). Berikut penjelasan tentang hukum, apakah mengeluh merasa lapar dan haus dapat membatalkan puasa atau tidak.

TRIBUNNEWS.COM - Ketika berpuasa pada bulan Ramadan, umat Islam perlu mengetahui hal-hal yang membatalkan puasa atau tidak.

Puasa tidak hanya menuntut umat Islam untuk menahan lapar dan minum saja, tetapi juga menahan hawa nafsu.

Namun, terkadang karena belum terbiasa, banyak umat muslim yang mengeluh dan merasa lapar atau haus.

Lalu bagaimana hukumnya jika seseorang tersebut mengeluh lapar dan haus saat sedang berpuasa?

Apakah hal ini dapat membatalkan puasanya atau tidak?

Hukum mengeluh lapar dan haus saat sedang puasa Ramadan

Mengutip dariĀ IslamicFinder,com, mengeluh lapar dan haus saat sedang puasa dapat mengurangi pahala saat puasa.

Sebab, puasa Ramadan bertujuan untuk melatih pengendalian diri dan pengorbanan, salah satunya melalui rasa lapar dan haus.

Sebagai umat Islam, baiknya mengerjakan puasa dengan rasa ikhlas.

Maka agar puasa Ramadan tetap menjadi berkah, ada baiknya umat Islam tidak sering mengeluh mengenai beratnya menahan lapar dan haus saat menjalankan puasa.

Jadi dapat disimpulkan bahwa mengeluh merasa lapar dan haus saat puasa Ramadan tidak membatalkan puasa.

Hanya saja, hal ini dapat membuat pahala puasa berkurang atau menjadi sia-sia.

Baca juga: Konsumsi 3 Jenis Makanan Ini saat Sahur dan Buka Puasa Bisa Berikan Energi Sepanjang Hari

Hal-hal yang Membatalkan Puasa

Mengutip dariĀ baznas.go.id, hal-hal yang membatalkan puasa Ramadhan adalah sebagai berikut:

1. Memasukkan sesuatu ke dalam tubuh dengan sengaja

Sesuatu yang membatalkan puasa adalah makan, minum dan segala sesuatu yang masuk melalui lubang pada anggota tubuh yang berkesinambungan (mutasil) sampai lambung, dan memasukkannya dengan unsur sengaja.

2. Melakukan hubungan suami istri secara sengaja

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini