TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Korlantas Polri memperpanjang skema one way lokal dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) hingga Km 210 Tol Palikanci untuk mengatasi lonjakan arus mudik di H-4 Lebaran 2025, Kamis, 3 Maret 2025.
Pagi tadi, rekayasa lalu lintas ini hanya diterapkan dari KM 70 hingga KM 188, namun setelah pemantauan selama dua jam, kepolisian melihat adanya peningkatan signifikan jumlah kendaraan.
"Selama 2 jam kami pantau arus, bangkitan arus cukup lagi. Sehingga one way yang kedua kami berlakukan one way lokal dari kilometer 70 sampai 188,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, di KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (27/3/2025).
“Dan saat ini kami perpanjang sampai ke 210," sambungnya.
Agus menegaskan, dengan perpanjangan ini, arus lalu lintas menuju Trans Jawa masih terkendali.
Selain itu, kepolisian telah melakukan koordinasi dengan jajaran terkait, terutama pengelolaan jalur arteri yang tetap dipantau agar tidak terjadi kepadatan berlebih.
Koordinasi dengan Jawa Tengah
Selain mengatur arus di Jakarta-Cikampek, kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak terkait di Jawa Tengah.
Menurut Agus, dengan diberlakukannya one way lokal tahap satu dan dua, volume kendaraan yang menuju ke Trans Jawa semakin meningkat.
Baca juga: Kloter Terakhir Mudik Gratis 2025 BUMN Berangkat Pagi Ini, 105.900 Orang Naik 85 Bus
"Kami juga koordinasi dengan Jawa Tengah. Dengan adanya one way lokal, baik tahap 1 dan tahap 2, tentunya arus yang kita kirim ke Trans Jawa cukup tinggi,” jelasnya.
“Apakah nanti di Jawa Tengah akan melakukan one way lokal, tentunya nanti akan melihat perkembangan arus yang menuju ke Jawa Tengah," sambung Agus.
Baca juga: Adira Finance dan Tribunnews Berangkatkan 500 Peserta Mudik Gratis ke Jateng, DIY dan Jatim
Hingga saat ini, situasi lalu lintas tetap terkendali. Agus memastikan tidak ada kejadian menonjol, kecelakaan di jalan tol nihil, dan kondisi keamanan masih dalam batas aman.