Revisi UU TNI

Penampakan Motor Terbakar Usai Pembubaran Aksi Unjuk Rasa Tolak RUU TNI di Gedung DPR RI

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MOTOR DIBAKAR - Penampakan motor terbakar usai pembubaran aksi unjuk rasa penolakan RUU TNI di halaman Gedung DPR RI, Jakarta, Senayan, Kamis (27/3/2025).
MOTOR DIBAKAR - Penampakan motor terbakar usai pembubaran aksi unjuk rasa penolakan RUU TNI di halaman Gedung DPR RI, Jakarta, Senayan, Kamis (27/3/2025).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ada satu unit motor terbakar seusai kepolisian RI membubarkan aksi unjuk rasa penolakan pengesahan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI), sebagai undang-undang di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (27/3/2025).

Pantauan Tribunnews di lokasi, aparat kepolisian memukul mundur peserta aksi unjuk rasa selepas buka puasa pada pukul 18.30 WIB.

Mereka menerjunkan kendaraan taktis water canon saat pembubaran massa.

Tak hanya itu, ratusan personel Brimob Polri juga diturunkan saat membubarkan massa. Namun, pembubaran itu tidak berjalan mulus karena mendapatkan perlawanan dari peserta aksi.

Peserta yang tidak terima dibubarkan melemparkan  batu hingga botol minum kepada aparat kepolisian. Mereka juga menyalakan petasan yang diarahkan kepada aparat yang bertugas.

Akibatnya, aparat kepolisian dan peserta aksi sempat terlibat bentrokan. Namun, aparat berhasil memukul mundur massa hingga ke arah jalan Gerbang Pemuda.

Bentrokan itu pun menyisakan kerusakan di sekitar halaman Gedung DPR RI. Bahkan, ada satu unit motor yang terbakar hingga menyisakan kerangka saja.

Selain itu, ada pula water barier yang terbakar di sekitar lokasi aksi. Jalan di depan Gedung DPR RI pun terlihat berserakan batu, botol minum hingga tembok beton jalur busway. 

Tak hanya itu, pagar halaman Gedung DPR RI juga mengalami kerusakan oleh peserta aksi. Mereka juga melakukan vandalisme yang berisikan kritik kepada RUU TNI.

Hingga saat ini, peserta aksi sudah membubarkan diri. Belum diketahui pasti apakah ada korban dari pihak peserta aksi maupun aparat dalam pembubaran massa tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini