TRIBUNNEWS.COM - Polda Lampung telah mempersiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan atau lonjakan volume kendaraan pada puncak arus balik Idulfitri 1446 H/Lebaran 2025.
Skema delaying system menjadi salah satu andalan untuk mengurai kepadatan lalu lintas arus balik.
Selain akan menerapkan skema delaying system, Kapolda Lampung juga akan mencoba mengoptimalkan kantong parkir di area pelabuhan dengan melihat jumlah kendaraan.
Apabila jumlah kendaraan masih tergolong landai, maka kantong parkir di area pelabuhan akan dioptimalkan.
"Untuk arus balik kami sudah mempersiapkan strategi delaying system," kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, dikutip dari korlantas.polri.go.id, Rabu (2/4/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada penerapan delaying system kali ini akan sama seperti tahun sebelumnya, yakni dengan beberapa kategori indikator seperti hijau, kuning, hingga merah.
"Kemudian skema delaying system ini ada kode red, yellow, dan green. Itu sudah kita buat indikatornya, kalau sudah kuning biasanya antrean sampai di KM 4, maka delaying system akan kita mainkan untuk menghambat kendaraan di rest area dan kantong parkir atau buffer zone di lintas tengah, timur, barat yang menuju Pelabuhan Bakauheni," jelasnya.
Pihaknya bersama beberapa stakeholder terkait juga melakukan skrining tiket di rest area Tol Lampung dan jalan lintas atau jalan arteri.
Baca juga: Arus Balik Lebaran 2025, Jasa Marga Siapkan Pengalihan Lalin dari Tol Trans Jawa ke Arah Jakarta
Skrining tiket ini bertujuan membantu pemudik yang belum memiliki tiket.
"Untuk skrining tiket sudah mulai di rest area KM 49, KM 20, serta jalan arteri. Ini sudah kita lakukan sejak arus mudik, jadi untuk membantu masyarakat yang belum memiliki tiket," ujar Helmy.
Sebagai informasi, berdasarkan catatan dari PT ASDP cabang Bakauheni, Lampung Selatan terhitung sejak H-10 hingga hari kedua Lebaran, jumlah pemudik asal Pulau Jawa yang telah memasuki Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni dan juga Pelabuhan Wika tercatat sebanyak 933.804 orang.
(Tribunnews.com/Latifah)