News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hari Bumi

Contoh Puisi Bertema Lingkungan untuk Rayakan Momen Hari Bumi 2025

Penulis: Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor: Pravitri Retno W
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

HARI BUMI - Momen peringatan Hari Bumi 2024 di Citraland Surabaya pada Senin (22/4/2024). Berikut kumpulan contoh puisi bertema Hari Bumi 2025.

TRIBUNNEWS.COM - Berikut contoh kumpulan puisi bertema Hari Bumi 2025.

Perayaan Hari Bumi diperingati pada hari ini, Selasa, 22 April 2025.

Hari Bumi adalah momen peringatan penting untuk menjaga kelestarian bumi.

Hari bumi diperingati sebagai dukungan seluruh masyarakat bumi untuk lebih peduli terhadap kesehatan bumi kita.

Pada 2025, Hari Bumi diperingati dengan tema 'Kekuatan Kita, Planet Kita'.

Berikut kumpulan contoh puisi bertema lingkungan yang cocok dibaca atau dibagikan dalam rangka memperingati Hari Bumi 2025

Baca juga: Google Peringati Hari Bumi 2023, Ajak Lawan Perubahan Iklim

Kumpulan Contoh Puisi Hari Bumi 2025

  • Doa Terakhir Seekor Kupu-Kupu

    Aku hanya kupu-kupu kecil,
    hidupku pendek,
    tapi aku pernah menari di taman-taman yang penuh warna.

    Kini bunga tak lagi tumbuh,
    angin berbau plastik,
    dan anak-anak mengejarku bukan dengan tawa,
    tapi kamera.

    Aku tak minta banyak,
    hanya sebatang bunga liar,
    dan seorang anak yang tahu caraku terbang.

  • Kota yang Kehilangan Alam

    Di kota ini, langit terhapus lampu,
    bintang-bintang malu muncul.
    Pohon-pohon diganti tiang listrik,
    burung bernyanyi hanya dalam mimpi.

    Tapi aku bermimpi:
    taman kecil di setiap gang,
    atap hijau di gedung tinggi,
    angin sejuk lewat lorong sempit.

    Hari bumi bukan sekadar selebrasi,
    tapi undangan untuk kembali
    pada akar, pada sumber,
    pada rumah yang dulu disebut alam.

  • Monolog Gunung

    Aku diam,
    berdiri di sini sejak ribuan tahun lalu.
    Melihat peradaban tumbuh,
    dan kehancuran menjalar pelan.

    Tubuhku dikeruk,
    perutku diledakkan,
    tanahku ditukar dengan emas.

    Tapi aku tidak membalas.
    Aku hanya mengingat.
    Dan suatu saat nanti,
    aku akan berbicara dengan letusan.

Baca juga: Contoh Puisi Spesial Hari Kartini 2025, Singkat dan Penuh Makna

  • Surat untuk Bumi

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini