News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

15 Puisi Chairil Anwar yang Populer dan Penuh Makna

Penulis: Farrah Putri Affifah
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CHAIRIL ANWAR - Foto ini diambil dari laman resmi Kemdikbud pada Bulan April, lalu yang menunjukkan Foto Chairil Anwar, pelopor Angkatan 45 yang terkenal dengan puisi Aku dan tanggal wafatnya diperingati sebagai Hari Puisi Nasional di Indonesia. Berikut 15 puisi populer dan penuh makna karya Chairil Anwar. Chairil Anwar, seorang penyair Indonesia yang dikenal sebagai pelopor sastra modern. (Kemdikbud.go.id)

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
Menyinggung muram, desir hari lari berenang
Menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
Dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
Menyisir semenanjung, masih pengap harap
Sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
Dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap.

5. Derai-Derai Cemara

Cemara menderai sampai jauh 
Terasa hari akan jadi malam 
Ada beberapa dahan di tingkap merapuh 
Dipukul angin yang terpendam 

Aku sekarang orangnya bisa tahan 
Sudah berapa waktu bukan kanak lagi 
Tapi dulu memang ada suatu bahan 
Yang bukan dasar perhitungan kini 

Hidup hanya menunda kekalahan 
Tambah terasing dari cinta sekolah rendah 
Dan tahu, ada yang tetap tidak diucapkan 
Sebelum pada akhirnya kita menyerah 

6. Selamat Tinggal

Aku berkaca
Bukan buat ke pesta

Ini muka penuh luka
Siapa punya?

Kudengar seru menderu
Dalam hatiku?
Apa hanya angin lalu?

Lagu lain pula
Menggelepar tengah malam buta

Ah....!

Segala menebal, segala mengental
Segala tak kukenal

Selamat tinggal.

7. Diponegoro

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini