News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hasto Kristiyanto dan Kasusnya

Staf Hasto Sebut Bukan HP yang Ditenggelamkan Tapi Pakaian Usai Larung

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SIDANG HASTO KRISTIYANTO - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat menggelar sidang perkara suap dan perintangan penyidikan terdakwa Hasto Kristiyanto, pada Kamis (8/5/2025). Staf Kesekretariatan DPP PDI Perjuangan (PDIP), Kusnadi, menyebut perintah 'menenggelamkan' berkaitan dengan kegiatan ngelarung yang menjadi salah satu tradisi para kader partai berlambang banteng moncong putih ini

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Staf Kesekretariatan DPP PDI Perjuangan (PDIP), Kusnadi, menyebut perintah 'menenggelamkan' berkaitan dengan kegiatan ngelarung yang menjadi salah satu tradisi para kader partai berlambang banteng moncong putih ini.

Hal itu disampaikan Kusnadi saat menjadi saksi pada persidangan kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) DPR RI dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/5/2025).

"Ada perintah lagi dari Sri Rejeki Hastomo, 'yang itu ditenggelamkan saja, tidak usah mikir sayang dan lain-lain'?" tanya jaksa penuntut umum (JPU).

"Kalau itu, seingat saya ngelarung, Pak," jawab Kusnadi.

Mendengar hal tersebut, JPU meminta saksi menjelaskan konteks ngelarung yang dimaksud, sebab dirasa ada kejanggalan.

Baca juga: Kusnadi, Staf Hasto Cerita Sempat Dititipi Tas dan Koper Milik Harun Masiku, Ternyata Berisi Uang

Lalu Kusnadi menjelaskan ngelarung yakni menghanyutkan pakaian di sungai yang mengalir.

Bahkan, ia menegaskan tak ada keanehan dalam keterangannya karena hal itu fakta yang diketahuinya dan pernah ia alami.

"Apa yang dilarung?" tanya JPU.

"Pakaian," ucap Kusnadi.

"Tadi kan di atas bahasanya mengenai HP ini aja yang dipakai, kemudian ada respons 'oke, thanks'. Kemudian tiba-tiba kok ada 'tenggelamkan', saudara kemudian menyebutkan larung. Nyambung nggak itu kira-kira?" cecar JPU.

"Nyambung lah," tegas Kusnadi.

Staf Hasto ini pun kemudian menegaskan tindakannya melarung pakaian karena mendapat masukan dari bagian kesekretariatan.

Apalagi, hal itu merupakan tindakan yang lumrah dan biasa di PDIP.

"Kalau PDIP itu, Pak, itu sering, Pak, kegiatan melarung, Pak. Kader yang biasa minta doa, Pak," ucap Kusnadi.

"Kader yang minta doa?" tanya JPU.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini