News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menteri P2MI Minta Pekerja Migran Magang di Luar Negeri Waspadai Modus 'Cheap Labour'

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CPMI MAGANG - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding mengunjungi lembaga pelatihan kerja di Kota Metro, Lampung, Kamis (15/5/2025).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding mengingatkan kepada para calon pekerja migran magang yang hendak berangkat ke Jepang agar tidak terjerat modus 'cheap labour' atau pekerja berupah murah. 

Pasalnya kata Karding, kerap ditemui warga negara Indonesia (WNI) yang berangkat magang atau pelatihan kerja ke Jepang malah berujung dimanfaatkan perusahaan di negara tersebut untuk mendapat tenaga kerja upah murah. 

“Magang itu ada waktunya, bekerja itu ada waktunya. Jangan sampai magang kelamaan yang sebenarnya bekerja sehingga kasihan tenaga kerja kita. Dibayarnya murah, yang harusnya dibayarnya lebih dari yang harusnya diperoleh,” kata Karding saat mengunjungi lembaga pelatihan kerja di Kota Metro, Lampung, Kamis (15/5/2025).

Karding juga berpesan kepada calon pekerja migran Indonesia maupun peserta pelatihan kerja ke luar negeri untuk menjaga perilaku. Sebab perilaku menyimpang atau melanggar hukum dapat mempengaruhi kuota berikutnya.

“Saya titip tadi, satu perlu menjaga nama baik bangsa, karena satu orang lakukan kegiatan yang tidak baik misalnya, itu akan berpengaruh pada kuota berikutnya,” katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini