TRIBUNNEWS.COM - Memasak daging kurban menjadi salah satu momen spesial yang paling ditunggu oleh umat Islam saat Hari Raya Idul Adha.
Selain sebagai bentuk rasa syukur, mengolah dan menikmati daging kurban juga merupakan bagian dari kebersamaan keluarga dan masyarakat.
Namun, masih banyak orang bingung cara mengolah daging kurban agar lezat saat disantap.
Berikut ini sejumlah tips mengolah daging kurban dan kesalahan umum yang sering terjadi, dikutip dari laman Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS):
1. Pentingnya Mengetahui Cara Masak Daging Kurban
Sebelum mengolah daging kurban, pastikan Anda mengetahui cara memasaknya agar olahan daging menjadi enak dan menggugah selera.
Pahami pula teknik memasak yang benar agar olahan daging tidak alot atau bau tidak sedap.
Selain itu, pastikan kondisi daging masih segar dan belum melalui proses pendinginan lama.
Hal ini karena akan mempengaruhi tekstur serta cita rasa saat dimasak.
Memasak daging kurban juga membutuhkan pemilihan bumbu yang tepat.
Bumbu seperti jahe, lengkuas, dan daun jeruk sangat membantu menghilangkan bau prengus khas daging kambing atau sapi.
Gunakan pula teknik masak daging kurban seperti merebus terlebih dahulu atau menggunakan panci presto untuk membuat daging menjadi empuk.
Baca juga: 10 Buah Penurun Kolesterol, Cocok Bagi yang Kalap Makan Daging Kurban Idul Adha
2. Tips Masak Daging Kurban Agar Tidak Alot
Agar hasil masak daging kurban tidak alot, sebaiknya daging tidak langsung dimasak setelah disembelih.
Diamkan dulu selama minimal 4-6 jam agar daging melalui proses rigor mortis.
Gunakan metode pemasakan lambat (slow cooking) atau rebus terlebih dahulu untuk membuat daging kurban menjadi empuk.
Cara ini sangat efektif pada bagian daging yang berserat kasar.
Baca tanpa iklan