Meski begitu, Jamiluddin berpendapat bahwa secara usia dan karakter partai, Jokowi tetap bukan sosok ideal untuk memimpin PSI.
Ia menegaskan, selama ini PSI dikenal sebagai partai anak muda sehingga kepemimpinan idealnya juga berasal dari kalangan muda.
“Kalau Jokowi memimpin PSI tentu aneh. Sebab, PSI partai anak muda yang dipimpin orang tua. Kalau terjadi tentu paradoks bagi PSI,” ujarnya.
Oleh sebab itu, dirinya menyarankan supaya Jokowi menyadari posisinya dan tidak memaksakan diri untuk memimpin partai yang secara karakter tidak sesuai.
“Jadi, idealnya PSI dipimpin orang muda. Jokowi sebaiknya tahu diri bahwa dirinya tak pantas memimpin PSI,” tandas Jamiluddin.
(Tribunnews.com/Deni/Fransiskus/Chaerul)
Baca tanpa iklan