News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Impor Gula

Sosok Zaid Mushafi, Pengacara Tom Lembong, Pernah Sindir Sidang 'KONOHA'

Penulis: Febri Prasetyo
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KUASA HUKUM – Eks Menteri Perdagangan Tom Lembong (kiri) dan salah satu pengacaranya, Zaid Mushafi, dalam video yang diunggah di akun Instagram Zaid Mushafi tanggal 2 Juli 2025.

Tom Lembong menyerahkan kepada masyarakat mengenai dugaan adanya politisasi hukum dalam perkara yang dihadapinya

"Saya kira itu untuk masyarakat yang menilai. Sebaiknya untuk masyarakat menilai," kata Tom Lembong kepada awak media di PN Tipikor Jakarta, Selasa malam, (1/7/2025).

Sebelumnya, dia mengaku dibidik dalam kasus impor gula setelah bergabung dengan Tim Pemenangan Anies-Cak Imin (Timnas AMIN) pada Pilpres 2024 lalu.

Tom Lembong menerangkan dia sudah diberi tahu dari akhir 2024 setelah resmi bergabung sebagai salah satu tim kampanye nasional yang mendukung pasangan capres-cawapres yang berseberangan dengan penguasa.

"Bahwa Kejaksaan sedang membidik sebuah kasus terhadap saya terkait importasi gula. Dan saya diberi tahu bahwa sprindik sudah terbit dan bahwa kasus tersebut sudah dalam tahap penyidikan," kata Tom Lembong.

Saat masa kampanye Pilpres 2024 maupun setelahnya, Tom Lembong mengaku mendapat kabar secara berkala bahwa Kejaksaan terus membidiknya dalam kasus yang terkait dengan impor gula.

SIDANG IMPOR GULA - Terdakawa terduga korupsi perkara impor gula Eks Mendag Tom Lembong di PN Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2025). Tom Lembong mengungkapkan alasannya membawa contoh gula mentah, putih dan rafinasi ke persidangan (Tribunnews.com/Rahmad W Nugraha)

"Pada saat saya dipanggil untuk pertama kalinya untuk diperiksa, saya diberi tahu bahwa saya diperiksa sebagai saksi atas dugaan tindakan korupsi dalam importasi gula," kata Tom Lembong.

Tom Lembong mengaku tidak tahu persisnya apa pelanggaran yang dituduhkan meskipun banyak pertanyaan-pertanyaan yang mengarah. 

"Seingat saya, saya melihat semua konsisten dengan tujuan kebijakan, yaitu menstabilkan harga dan stok gula saat itu," kata Tom Lembong.

(Tribunnews/Febri/Fahmi Ramadhan)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini