News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Profil dan Sosok

Profil Raja Juli Antoni, Menhut Kembali Jadi Sekjen PSI

Penulis: Muhamad Deni Setiawan
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RAJA JULI ANTONI - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di opening ceremony Indonesia Pavilion, Conference of the Parties (COP) ke-29, di Baku, Azerbaijan, Senin (11/11/2024). Profil Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan yang kembali menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengumumkan nama-nama yang mengisi struktur DPP PSI periode 2025-2030.

Terdapat dua posisi yang diumumkan oleh Kaesang, yaitu Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI dan Bendahara Umum (Bendum).

Raja Juli Antoni kembali menjabat sebagai Sekjen PSI, sedangkan posisi Bendum PSI ditempati oleh Fenty Noverita Indrawaty.

"Untuk sekretaris jenderal masih sama Bapak Raja Juli Antoni, yang akan menemani saya. Di posisi bendahara umum ada Mbak Fenti, orangnya masih berhalangan hadir hari ini, Ibu Fenty Noverita," kata Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2025).

Putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ini mengatakan, susunan itu dipilih setelah rapat yang dilakukan PSI hari ini.

Lantas, seperti apa rekam jejak dari Raja Juli Antoni? Berikut profilnya.

Profil Raja Juli Antoni

Saat ini, Raja Juli sedang menjabat sebagai Menteri Kehutanan (Menhut) di Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sebelum menjabat sebagai Menhut, Raja Juli sempat ditunjuk sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia (2022-2024) pada era pemerintahan Jokowi.

Raja Juli Antoni merupakan alumni Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut, Jawa Barat.

Ia meraih gelar sarjana Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dari IAIN Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta) pada tahun 2001 dengan skripsi berjudul Ayat-ayat Jihad: Studi Kritis terhadap Penafsiran Jihad sebagai Perang Suci.

Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan masternya di The Department of Peace Studies, Universitas Bradford, Inggris, setelah mendapatkan beasiswa Chevening Award pada tahun 2004, dan menyelesaikannya dengan tesis yang berjudul The Conflict in Aceh: Searching for A Peaceful Conflict Resolution Process.

Baca juga: PSI Umumkan Raja Juli Antoni Jadi Sekjen, Fenty Noverita Jadi Bendahara Umum

Lalu dengan beasiswa dari Australian Development Scholarship (ADS) pada tahun 2010, Raja Juli meneruskan studi doktoral di School of Political Science and International Studies pada Universitas Queensland, Australia. 

Tak hanya itu, Raja Juli juga pernah dipercaya sebagai Direktur Eksekutif Maarif Institute yang didirikan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif.

Pada tahun 2009, dirinya sempat menjadi calon anggota legislatif untuk Pemilihan Umum Legislatif 2009 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat IX (Kabupaten Subang, Sumedang, dan Majalengka).

Akan tetapi, ia belum terpilih karena kurang suara dengan Maruarar Sirait serta Tb. Hasanuddin (caleg terpilih PDIP dapil Jabar IX).

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini