News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menteri Main Domino

Daftar Kontroversi Raja Juli 2025: Bagi Jabatan, Sindir Megawati, Main Domino Bareng Pembalak Liar

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RAJA JULI ANTONI - Raja Juli Antoni bermain domino bersama Azis Wellang, eks tersangka pembalakan liar. Momen ini viral dan memicu sorotan publik terhadap etika pejabat lingkungan.

TRIBUNNEWS.COM - Sepanjang tahun 2025, nama Raja Juli Antoni tak henti jadi sorotan publik. 

Menjabat sebagai Menteri Kehutanan sekaligus Sekjen PSI, ia terseret dalam serangkaian kontroversi yang memicu kritik dari aktivis, akademisi, hingga elite politik. 

Mulai dari penunjukan kader partai dalam tim strategis kementerian, sindiran terbuka terhadap instruksi Megawati Soekarnoputri, hingga foto viral saat bermain domino bersama mantan tersangka pembalakan liar, Raja Juli dinilai gagal menjaga etika publik di tengah isu lingkungan yang kian sensitif. 

Berikut daftar kontroversi yang membayangi langkah politiknya tahun ini.

Raja Juli dikenal sebagai figur yang vokal, berpendidikan tinggi, dan aktif dalam isu-isu sosial-politik.

Namun, posisinya yang strategis juga membuatnya kerap terseret dalam kontroversi simbolik dan etika publik.

Raja Juli Antoni Menyindir Megawati

Kontroversi sindiran Raja Juli Antoni terhadap instruksi Megawati Soekarnoputri mencuat pada 21 Februari 2025, ketika Ketua Umum PDIP mengeluarkan perintah kepada seluruh kepala daerah dari partainya untuk menunda keberangkatan retret ke Magelang.

Instruksi itu dimaksudkan sebagai bentuk konsolidasi internal di tengah dinamika politik nasional.

Namun, Raja Juli Antoni yang saat itu menjabat sebagai Menteri Kehutanan dan Sekjen PSI melontarkan sindiran melalui akun X (Twitter) pribadinya:

“Kepala daerah kalian pelayan rakyat atau pelayan partai?” (Tagar: #IndonesiaTerang #GenerasiOptimis.

Pernyataan ini langsung memicu reaksi keras dari warganet dan elite politik.

Banyak yang menilai sindiran tersebut sebagai bentuk intervensi terhadap urusan internal partai lain, dan mempertanyakan etika seorang menteri yang ikut mengomentari strategi partai politik secara terbuka.

Sindiran Raja Juli juga dianggap menyinggung otoritas Megawati sebagai tokoh sentral PDIP, dan memicu pembongkaran jejak digitalnya oleh publik, termasuk rekam jejak PSI yang pernah memberikan “penghargaan kebohongan” kepada Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Kontroversi ini memperkuat citra Raja Juli sebagai figur publik yang vokal, konfrontatif, dan tak jarang memicu debat politik lintas partai. 

Kontroversi Bagi-Bagi Jabatan

Kontroversi “bagi-bagi jabatan” yang melibatkan Raja Juli Antoni mencuat pada Maret 2025.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini