"Transparansi dan akuntabilitas yang lemah dikhawatirkan akan memperbesar risiko penyalahgunaan anggaran," jelasnya.
Dilansir Kompas, kasus keracunan pelajar akibat paket Makan Bergizi Gratis terus bertambah dan dialami oleh lebih dari 5.360 anak.
Presiden Prawobo Subianto didesak untuk menghentikan sementara program tersebut dan melakukan evaluasi menyeluruh.
Sebab, nyawa anak terus menjadi taruhan.
"Kasus keracunan akibat makanan dari program MBG terus berulang. Dalam pemantauan kami, 5.360 anak mengalami keracunan. Jumlah ini bahkan bisa lebih seiring kasus yang terus terjadi dan sebagian ditutupi," kata Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, saat dihubungi dari Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (18/9/2025).
Baca tanpa iklan