Dalam sambutannya, Bupati Kupang Yosef Lede menegaskan UMKM adalah motor penggerak ekonomi rakyat di daerahnya.
“Untuk bersaing di era global, pelaku UMKM harus menguasai pemasaran digital. Sebab melalui pemanfaatan teknologi digital para pelaku UMKM dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan penjualan, dan membangun brand yang lebih kuat,” jelas Yosef Lede.
Baca juga: Dukung UMKM Lokal, Shopee Hadirkan 17.8 Festival Pilih Lokal dengan Promo Spesial
Semangat yang sama ditunjukkan oleh Director of Public Policy Shopee Radityo Triatmojo, yang menegaskan ToT ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal berbasis teknologi.
“Bagi kami, pelatihan dan pendampingan UMKM adalah komitmen nyata yang kami jalankan secara inklusif, tanpa terkecuali. Shopee ingin memastikan bahwa para pelaku usaha, baik yang berada di kota besar maupun yang ada di wilayah timur Indonesia, hingga ke tingkat kabupaten dan desa, memiliki akses dan kesempatan yang sama untuk berkembang melalui platform digital,” tutup Radityo.
Dukungan serupa juga datang dari Samsul Widodo, Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
“Digital marketing membuka jalan bagi UMKM desa untuk menembus pasar yang lebih luas, sehingga desa dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang menggerakkan desa dan juga Indonesia,” tutup Samsul.
Baca juga: Sukses Berkarya Sebelum 30: Rumavin Tumbuh Jadi UMKM Andalan Restoran Lewat Shopee
Baca tanpa iklan