News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Program Makan Bergizi Gratis

Minggu Malam, Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Minta Laporan Program MBG hingga Cek Kesehatan Gratis

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KASUS KERACUNAN MBG - Foto Presiden Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025) (sumber foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Preside).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Selatan, pada Minggu (28/9/2025) malam.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden memanggil Menteri untuk mendapatkan update mengenai sejumlah program pemerintah, setelah lawatan luar negeri selama 7 hari

"Bapak memanggil beberapa Menteri untuk beliau mendapatkan update," kata Prasetyo.

Program program tersebut telah dibahas Prabowo sebelum melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat, Kanada, dan Belanda.

Baca juga: Ribuan Anak Keracunan MBG, Pemerintah Wajibkan Sertifikat Higienis dan Sanitasi

"Dan hari ini memanggil beberapa Menteri untuk mendapatkan laporan update dari program-program yang sebelum beliau berangkat ke luar negeri sebenarnya juga sudah dibicarakan, direncanakan sehingga beliau mendapatkan laporan dari progres dari program-program tersebut," katanya.

Program itu mulai dari pangan, kesehatan, gizi, energi, dan kelautan. Untuk masalah pangan dibahas mengenai cadangan beras hingga program cetak sawah.

Sementara itu dari Menteri Kesehatan membahas mengenai program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

"Kemudian juga ada Menteri Kesehatan melaporkan mengenai salah satu program kita, yaitu cek kesehatan gratis (CKG) kepada seluruh masyarakat yang sampai hari ini sudah mencapai 36 juta," katanya.

Selain itu juga Menko Pangan Zulkifli Hasan melaporkan mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang perlu ada perbaikan terhadap sejumlah permasalahan yang muncul.

"Laporan dari Menko Pangan berkenaan dengan masalah Badan Gizi Nasional yang hari tadi dari pagi kemudian siang juga kita melakukan rapat koordinasi untuk perbaikan terhadap tata kelola dan manajemen di badan gizi nasional termasuk penyelesaian terhadap beberapa masalah yang muncul," katanya.

Kemudian Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, melaporkan mengenai lifting Migas serta rencana peletakan batu pertama pabrik metanol dan etanol yang selama ini masih mengandalkan impor.

"Jadi harapan kita dalam waktu dua tahun ke depan itu kita sudah bisa mengurangi ketergantungan kita terhadap impor metanol maupun etanol," katanya.

Sementara itu Menteri Kelautan  Sakti Wahyu Trenggono melaporkan beberapa program di Kementerian Kelautan salah satunya adalah revitalisasi 20.000 hektare tambak di Jawa Barat.

"Kemudian juga progres pembangunan kampung-kampung nelayan  yang memang sejak awal sudah direncanakan dan masuk juga di dalam  skema pembiayaan baik dari APBN maupun skema pembiayaan dari sisi investasi," pungkasnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini