News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Profil dan Sosok

Profil Gusti Noeroel, Bangsawan Darah Biru Mangkunegaran yang Berani Tolak Cinta Ir. Soekarno

Penulis: garudea prabawati
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Soekarno pernah dikawal Yakuza saat di Jepang. Gusti Nurul merupakan putri tunggal Mangkunegoro VII yang terkenal cantik, cerdas, dan berbakat menari hingga tampil di Belanda pada usia 15 tahun. Ia menolak lamaran sejumlah tokoh besar Indonesia karena memegang prinsip anti-poligami dan menghormati martabat perempuan. Gusti Nurul akhirnya memilih menikah dengan Kolonel RM Surjo Sularso dan meninggalkan kehidupan mewah istana untuk hidup sederhana di Bandung.

 

TRIBUNNEWS.COM - Hari ini, 6 Juni, diperingati sebagai hari lahir Ir. Soekarno.

Segala aspek kehidupan Soekarno melekat bagi bangsa Indonesia.

Termasuk soal kisah cinta ayah Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.

Soekarno diketahui pernah memperistri beberapa perempuan, ada Siti Oetari, Inggit Garnasih, Fatmawati hingga Ratna Sari Dewi.

Termasuk sosok perempuan yang pernah menolak cinta Soekarno, hal ini jugga menjadi sorotan.

Perempuan itu salah satunya bangsawan darah biru Pura Mangkunegaran, Gusti Raden Ayu Siti Noeroel Lamaril Ngasarati Kusumawardhani.

Baca juga: Putra Sang Fajar yang Tak Pernah Padam: Mewarisi Api Soekarno di Tengah Badai Zaman

Atau yang akrab dikenal sebagai Gusti Nurul merupakan salah satu putri bangsawan paling terkenal dari Pura Mangkunegaran, Surakarta.

Ia lahir pada 17 September 1921 sebagai putri tunggal Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Mangkunegoro VII dan Gusti Kanjeng Ratu Timoer.

Sejak muda, Gusti Nurul dikenal memiliki paras cantik yang membuatnya menjadi primadona di zamannya.

Namun, pesonanya tidak hanya terletak pada kecantikannya semata.

Ia juga dikenal cerdas, berpendidikan, dan memiliki bakat seni tari yang luar biasa.

Kemahirannya menari bahkan membawanya tampil di Belanda pada usia 15 tahun.

Penampilan tersebut dipersembahkan sebagai hadiah pernikahan Putri Juliana. Tarian istimewa itu diiringi gamelan dari Pura Mangkunegaran yang disiarkan melalui saluran radio Solosche Radio Vereeniging.

Di balik kehidupannya sebagai putri bangsawan, Gusti Nurul dikenal memiliki prinsip hidup yang kuat. Ia menolak sejumlah pinangan tokoh besar Indonesia, mulai dari Ir. Soekarno, Sutan Sjahrir, GPH Djatikusumo hingga Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini