Makanan yang sengaja dibentuk juga menurutnya hanya sia-sia. Sebab siswa lebih mementingkan rasa makanan daripada sekadar bentuk yang cantik.
"Kalau di sekolah saya tuh sering banget telor rebus, tapi yang udah dikupas, dibumbuin terus dibentuk-bentuk, itu mungkin menurut dia (SPPG) lucu, tapi menurut anak-anak jadi kayak nggak interest," katanya.
"Terus menunya juga kadang-kadang nggak nyambung, terus juga kadang-kadang komposisi menunya kayak yang ini dikit, yang ini banyak, terus yang ini kecil yang, ini gede," kata dia.
Baca tanpa iklan