News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Program Makan Bergizi Gratis

Sosok Anggota DPR Ungkap MBG jadi Bahan Lelucon: Makan Beracun Gratis dan Makan Belatung Gratis

Penulis: Theresia Felisiani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PELESETAN MBG - Anggota DPR Charles Honoris di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/12/2016). Sosok Anggota DPR Charles Honoris ungkap MBG jadi bahan lelucon publik, ada yang pelesetkan jadi Makan Beracun Gratis dan Makan Belatung Gratis.

Point Utama : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi bahan lelucon publik karena marak dengan kasus keracunan siswa sekolah. Dalam rapat kerja bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Anggota DPR Charles Honoris mengungkapkan MBG banyak dipelesetkan menjadi “Makan Beracun Gratis” dan “Makan Belatung Gratis” menyusul temuan makanan tak layak konsumsi di lapangan.


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi bahan lelucon publik karena marak dengan kasus keracunan siswa sekolah.

Hal ini diungkap oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris.

Dalam rapat kerja bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Charles Honoris mengungkapkan bahwa kini ramai MBG dipelesetkan.

Di antaranya MBG menjadi “Makan Beracun Gratis” dan “Makan Belatung Gratis” menyusul temuan makanan tak layak konsumsi di lapangan.

“Kontennya banyak Pak, lucu-lucu. MBG sekarang dipelesetin jadi Makan Beracun Gratis, Makan Belatung Gratis, makanan berbahaya dan lain-lain,” kata Charles Honoris di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

 

Ahli Serangga

Ia juga menyoroti satir yang menyebut Kepala BGN sebagai “ahli serangga” karena belatung ditemukan dalam nasi MBG.

“Fotonya banyak beredar. Ada teks Kepala BGN ‘ahli serangga’ karena bisa ada belatung di nasi MBG. Lucu-lucu, tapi menyedihkan,” ujarnya.

Baca juga: Pengakuan Bocah SMP di Palopo Makan Ayam Masih Berdarah di Menu MBG, Sempat Dikira Saus

Charles Honoris menilai fenomena ini sebagai indikator hilangnya kepercayaan publik terhadap MBG. 

Ia mendesak pembenahan mendasar agar program tidak terus menjadi sumber trauma.

“Saya sedih melihat ini. Harus ada langkah besar untuk mengembalikan kepercayaan publik,” tegasnya.

Sejak diluncurkan pada Januari 2025, program MBG telah mencatat 6.517 kasus keracunan makanan hingga akhir September menurut data BGN. 

Kasus terbanyak terjadi di Pulau Jawa, termasuk lonjakan signifikan di Garut dan Bandung Barat.

KERACUNAN MBG- Puluhan pelajar di Kecamatan Ujungjya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat keracunan seusai menyantap makanan bergizi gratis (MBG), Kamis (25/9/2025). (Istimewa/ Kabag Humas Pemkab Sumedang, Wudan Lukmanul Hakim)

Namun, data dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menunjukkan angka yang jauh lebih tinggi.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini