Kedua, penguatan implementasi melalui insentif dan infrastruktur, termasuk insentif fiskal dan nonfiskal bagi industri berbasis bahan baku lokal, serta pembangunan pusat agribisnis, fasilitas pascapanen, sistem penyimpanan, logistik, dan platform digital.
Sementara itu, Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan sangat bergantung pada mindset kepemimpinan ASN.
“Pemimpin kolaboratif bukan hanya mampu bekerja sama, tapi juga memiliki kepekaan sosial, integritas tinggi, dan kemampuan komunikasi lintas sektor untuk mewujudkan kerja sinergis yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepemimpinan kolaboratif dan inovasi kebijakan publik menjadi fokus pembinaan ASN yang dijalankan LAN. Harapannya, pendekatan ini dapat memperkuat dampak program prioritas pemerintah.
Baca tanpa iklan