News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Setahun Pemerintahan Prabowo dan Gibran

1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, CELIOS Sebut 3 Hal Harus Jadi Evaluasi

Penulis: Muhamad Deni Setiawan
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SATU TAHUN PRABOWO - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat memberikan pengantar dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar tepat di hari satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran, yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10). CELIOS menyebut bahwa ada 3 hal yang harus menjadi evaluasi dari satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo-Wakil Presiden Gibran.

 

TRIBUNNEWS.COM - CELIOS (Center of Economic and Law Studies), lembaga penelitian independen yang fokus pada kajian makro-ekonomi, keadilan fiskal, transisi energi, dan kebijakan publik, menyebut tiga hal yang harus menjadi evaluasi dari satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ketiga hal tersebut adalah ekonomi, penegakan hukum, dan komunikasi. Jika tak ada yang bisa memperbaikinya, maka Presiden Prabowo harus melakukan reshuffle kabinet.

"Ekonomi, penegakan hukum, komunikasi. Nah, jadi tiga ini yang saya kira harus jadi PR ke depan, harus dijalankan. Kalau enggak ada yang becus mengerjakan itu, maka Prabowo harus tegas untuk melakukan reshuffle," ucap Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira dalam dialog Overview Tribunnews dengan tema 'Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran' pada Rabu (22/10/2025).

Menurut Bhima, jika tiga hal fundamental ini gagal dijalankan, maka semua pihak akan menyalahkan Prabowo.

"Semua akan menyalahkan pada legitimasi dari Prabowo," terangnya.

Prabowo-Gibran telah genap setahun memimpin Indonesia sejak dilantik pada 20 Oktober 2024.

Setelah genap setahun menjabat, mulai bermunculan penilaian akan kinerja Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka selama memimpin Indonesia.

Berbagai lembaga pun melakukan surveinya atas penilaian kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, salah satunya adalah CELIOS.

Menurut survei CELIOS, Prabowo–Gibran hanya mendapatkan nilai rata-rata 3 dari 10, mencerminkan penilaian publik yang sangat rendah terhadap kinerja satu tahun pemerintahannya.

Sebanyak 29 persen responden memberi nilai 1 dan 20 persen memberi nilai 2, sehingga penilaian “sangat buruk” menjadi yang paling dominan. 

Selain itu, 14 persen responden memberi nilai 3 dan 13 persen memberi nilai 4, yang semakin menunjukkan bahwa publik menilai kinerja pemerintah cenderung “buruk”. 

Baca juga: Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Jadi Kanibal UMKM dan BUMD, Ini Sorotan CELIOS

Totalnya, 77 persen responden memberikan penilaian negatif terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran. 

Di sisi lain, hanya 17 persen responden yang menilai kinerja kabinet cukup baik, dan hanya 5 persen yang menilainya “baik”.

CELIOS juga melakukan survei penilaian pemerintahan Prabowo-Gibran berdasarkan enam indikator. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini