News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Projo Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo Gibran Hingga 2029

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Freddy juga menyampaikan harapan bahwa dukungan loyal Projo dapat direspons positif oleh pemerintahan Prabowo-Gibran, termasuk dengan kemungkinan menempatkan kembali kader Projo di kabinet.

"Ya, tentu kami tetap berharap. Orang yang berhadapan, bertentangan saja, lawan, ketika dia dirangkul. Apalagi kami yang sejak awal," ucap Freddy.

Ia menyatakan optimismenya melihat karakter Presiden Prabowo yang inklusif.

"Kami berharap, entah pun ketua umum kami, Pak Budi Arie, atau kader kami yang lain, silahkan saja. Kami yakin dan optimis, karena memang melihat karakter presiden kita yang merangkul, bukan memukul," tutup Freddy.

Kongres ke-III Projo dipastikan akan menjadi momen penting untuk menegaskan posisi dan strategi organisasi relawan terbesar pendukung Jokowi ini dalam peta politik nasional ke depan, sekaligus memperkuat relasinya dengan kekuasaan.

Baca juga: Syarat Jokowi ketika Projo Bakal Jadi Partai Politik: Bersifat Super Tbk, Kantor Online

Berikut petikan wawancara khusus dengan Wakil Ketua Umum Projo, Freddy Alex Damanik dengab Tribunnews;

Tanya: Kalau tidak salah, dalam Kongres ketiga ini kan Projo atau Panitia mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo untuk hadir di dalam penutupan, gitu ya? Betul?

Jawab: Sebetulnya tidak khusus. Kami kan terus komunikasi. Komunikasi ke istana, komunikasi ke Pak Presiden, bagaimana baiknya. Karena waktu beliau, jadi memang kami harapkan beliau bisa menutup Kongres 3 Projo.

Apa makna dibalik keinginan Projo untuk menghadirkan Presiden Prabowo ke Kongres ketiga itu, maknanya apa?

Projo ini dari awal memang ikut menginisiasi pak Prabowo menjadi Presiden ke-8 Republik ini. Dari awal ikut menginisiasi. Bukan hanya ketika Pak Prabowo sudah jadi Capres kita ikut berjuang, berkampanye. Kami mau tetap bersama-sama Pak Prabowo sampai akhir masa ini. Kami tetap akan menjalin komunikasi yang baik. Kami akan tetap mendukung pemerintahan ini sampai di tahun 2029.

Baca juga: Mengintip Arena Kongres III Projo di Hotel Bintang Lima, Ada Ruang VIP Khusus untuk Jokowi

Tapi di dalam perjalanan kan, satu-satunya kader Projo di kabinet, Pak Budi Arie, terpental ketika reshuffle. Apakah ini juga membuat Projo kecewa terkait dengan fenomena itu? Dan bahkan ada beberapa kelompok relawan, justru berharap bahwa relawan, entah itu dari Projo atau mana, ada yang kemudian masuk ke kabinet. Gimana itu?

Kalau kecewa, marah, kader-kader di bawah, itu nggak perlu ditutupi. Itu fakta. Pasti dong. Ketua umumnya di-reshuffle, mereka nanya, "Apa sih alasannya? Kenapa sih?" Kita juga nggak bisa jawab. Kita juga nggak bisa jawab, kan? Tetapi kan itu memang prioritas Presiden yang perlu kita... Tentu Pak Presiden paling tahu kebutuhan kabinetnya.

Tentu Pak Presiden paling tahu alasan kenapa mencopot ketua umum kami, Budi Arie. Tetapi kekecewaan itu tidak membuat kami, seperti saya sampaikan tadi, kami tidak akan lepas tanggung jawab. Ini kami, tadi kita diskusi, dari musyawarah ke musyawarah, loh, ini. Ini kami inisiasi, kami dukung, masyarakat kami arahkan, seperti itu.

Kami percaya, orang yang berhadapan, bertentangan saja, Pak Prabowo ini aja dirangkul. Apalagi kami, walaupun kami bukan partai politik, tetapi kami adalah kormat militan yang berkesadaran politik yang memang, boleh dilihat, kami ada di seluruh Indonesia, di provinsi maupun di kabupaten kota, bahkan di cabang-cabang, di desa kami ada. Jadi menurut kami, kita juga berharap.

Ada keinginan nggak, ada harapan gitu, bahwa ada kader lain yang bisa masuk ke kabinet gitu, ada harapan nggak?

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini