News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Projo Blak-blakan, Dukungan ke Prabowo Atas Perintah Jokowi

Penulis: Ibriza Fasti Ifhami
Editor: Dodi Esvandi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad bersama Ketua Umum DPP Projo Budi Arie Setiadi beserta jajaran organisasi Projo, di sela-sela Kongres III DPP PROJO, di Grand Sahid Jaya, Sabtu (1/11/2025). Budi Arie mengatakan, akan ada perubaham logo Projo.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Suasana Kongres III Projo di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (1/11/2025), dipenuhi sorot mata publik. 

Bukan hanya karena absennya Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), tetapi juga karena arah politik organisasi relawan yang dulu identik dengan dirinya kini semakin terang: berlabuh ke Presiden Prabowo Subianto.

Jokowi, yang tercatat sebagai Dewan Penasihat Projo, tak hadir secara langsung. 

Ia disebut tengah sakit dan dilarang dokter menghadiri keramaian. 

Sebagai gantinya, pidato Jokowi diputar lewat layar LED di panggung utama.

Sekjen Projo, Handoko, buru-buru menepis anggapan bahwa absennya Jokowi menandakan keretakan hubungan.

“Enggak ada keretakan. Pak Jokowi tetap kasih pidato meski lewat video. Minggu lalu juga kami diterima di Solo,” ujarnya.

Lebih jauh, Handoko justru menegaskan bahwa dukungan Projo kepada Prabowo Subianto lahir dari arahan Jokowi sendiri.

“Ya gimana, kan kita pendukungnya Pak Jokowi. Dan arahan beliau memang untuk mendukung Pak Prabowo,” katanya.

Menurut Handoko, keputusan itu juga sejalan dengan hasil Musyawarah Rakyat (Musra) Projo menjelang Pilpres 2024, di mana mayoritas anggota menyuarakan dukungan untuk pasangan Prabowo–Gibran.

“Hasil Musra jelas, aspirasi bawah mendukung Prabowo. Itu prosesnya panjang, banyak nama muncul, tapi akhirnya mengerucut ke Prabowo,” tambahnya.

Baca juga: Budi Arie Sebut Projo Akan Dukung Partai Gerindra, Ini Kata Dasco

Logo Jokowi Ditinggalkan

Kongres kali ini juga menandai transformasi simbolik Projo. 

Ketua Umum Budi Arie Setiadi mengumumkan rencana perubahan logo: wajah Jokowi yang selama ini melekat akan ditanggalkan.

“Logo Projo akan kita ubah supaya tidak terkesan kultus individu. Projo bukan lagi Pro Jokowi, tapi Projo sebagai rakyat dan negeri,” kata Budi.

Handoko menambahkan, perubahan logo bukan arahan Jokowi, melainkan keputusan internal agar organisasi tidak lagi berorientasi pada satu sosok.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini